Batuk Tak Pakai Masker, Penumpang KRL Didamprat

Reporter : Maulana Kautsar
Senin, 2 Maret 2020 17:31
Batuk Tak Pakai Masker, Penumpang KRL Didamprat
Pria yang tak bermasker terus menerus batuk.

Dream - Jepang menjadi salah satu lokasi yang panik karena wabah virus corona, Covid-19. Kekhawatiran merebaknya kasus virus corona membuat pemerintah Jepang menutup lokasi wisata. Disneyland dan Museum Ghibli ditutup sementara waktu.

Warga pun mulai mengenakan masker di berbagai lokasi. Seorang pria bahkan memarahi warga yang tak menggunakan masker.

Dilaporkan Japan Today, peristiwa ini terjadi di kereta rel listrik (KRL) di Tokyo. Seorang pria yang mengenakan masker kesal karena penumpang yang tak bermasker terus-menerus batuk.

Ledakan kemarahan itu beredar diantara pengguna media sosial karena diunggah akun Twitter @__Aerials. Akun tersebut menulis, " Orang dewasa mulai terganggu akibat wabah corona, dipicu oleh batuk di Jalur Yamanote."

Menurut @__Aerials, argumen dimulai ketika pria yang lebih muda yang duduk di sisi kiri video terbatuk tanpa mengenakan masker.

Setelah pria itu batuk, pria yang lebih tua di sebelah kanan kehilangan kesabarannya, pria itu marah dan berdiri di dekatnya dengan mengancam.

1 dari 5 halaman

Orang Tua yang Gusar

Pria di sebelah kanan memberi tahu pria itu, tanpa syarat yang tidak pasti, untuk menghentikan apa yang dia lakukan.

Saat dia mundur dan duduk lagi, pria yang lebih muda mengatakan kepadanya bahwa dia yang bertingkah aneh, yang membuat orang tua itu gusar lagi.

Pria yang lebih tua kemudian mendekatinya lagi, menggunakan bahasa kasar bahwa dia harus disalahkan atas apa yang terjadi.

Dia berteriak kepadanya sambil mendekat ke wajahnya untuk menyampaikan maksudnya, yang, anehnya, tampak berlawanan dengan intuisi seseorang yang memprotes kemungkinan menangkap kuman.

Pada titik inilah dua wanita melerai dan menenangkan pria yang lebih tua. Saat ini, masker telah ludes terjual di banyak toko di seluruh Jepang. Orang-orang yang panik juga membeli kertas toilet dan tisu.

2 dari 5 halaman

Wali Kota Depok: Dua Pasien Positif Corona Tinggal Satu Perumahan dengan Kapolri

Dream - Wali Kota Depok, Muhammad Idris Abdul Somad menyebut, tempat tinggal dua pasien yang positif virus corona, Covid-19, tinggal satu kompleks dengan Kapolri Jenderal Idham Azis.

" Iya nanti kita lihat indikasi atau gejala-gejala yang ada di perumahan itu, saya belum cek. Namun Perumahan Studio Alam itu perumahan Kapolri," kata Idris, Senin, 2 Maret 2020.

Idris mengatakan, pihaknya kesulitan mendapatkan informasi dari pihak keluarga pasien virus corona. Alasannya, sterilisasi hunian masih dalam proses koordinasi.

" Masalahnya kami belum mendapat keterbukaan dari pihak keluarganya," ucap dia.

Sejauh ini, lanjutnya, petugas medis akan turun ke perumahan tersebut untuk melakukan pemeriksaan virus corona.

" Kalau memang nanti ada yang suspect lagi di kediaman korban atau di rumah perawat yang dari RS Mitra itu nanti akan kami tindaklanjuti segera," ujar dia.

Sumber: Liputan6.com/Nanda Perdana Putra

3 dari 5 halaman

Wali Kota Depok: Lebih dari 50 Orang Terindikasi Virus Corona

Dream - Wali Kota Depok, Jawa Barat, Muhammad Idris Abdul Somad menyebut, ada sekitar 50 orang lebih yang berinteraksi dengan dua pasien positif virus corona. Saat ini, pihaknya sedang mencari keberadaan 50 orang tersebut.

" Penegasan, yang positif dua corona, yang terindikasi di atas 50 orang. Yang di atas 50 orang ini yang kontak langsung dengan korban," kata Idris, dilaporkan Liputan6.com, Senin, 2 Maret 2020.

Idris mengatakan, 50 orang tersebut mencakup petugas medis di Rumah Sakit Mitra Keluarga Depok dan pasien di rumah sakit tersebut. Dua pasien virus corona tersebut sempat memeriksakan kondisi kesehatan di rumah sakit tersebut.

" Memang ada beberapa pasien yang mengeluh flu di rumah sakit, tapi belum terbukti," kata dia.

Kini Pemkot Depok mengawasi setiap keluhan dan laporan yang masuk ke setiap lembaga medis, termasuk puskesmas dan rumah sakit. Idris berharap setiap lapisan masyarakat dapat sigap memberikan informasi terkait virus corona di lingkungannya.

" Tetangga sekitarnya kami masih cari informasi yang lain ya," ucap dia.

Sumber: Liputan6.com/Nanda Perdana Putra

4 dari 5 halaman

Begini Kondisi 2 Orang yang Serumah dengan 2 Pasien Corona di Depok

Dream - Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, mengatakan bahwa dua pasien yang dinyatakan positif terinfeksi virus Corona, Covid-19, tinggal di Depok, jawa Barat, bersama dua anggota keluarga lainnya. Namun, hanya dua pasien tersebut yang dinyatakan positif terinfeksi.

" Jadi di rumahnya ada empat orang, yang dua tidak ada gejala," kata Terawan saat konferensi pers di Jakarta, Senin 2 Maret 2020.

Menurut Terawan, tim dokter Rumah Sakit Sulianti Saroso, Jakarta Utara, sudah memeriksa dua orang yang tinggal serumah dengan dua pasien tersebut. Keduanya dinyatakan sehat.

Karena dinyatakan negatif virus Corona, tambah Terawan, dua orang yang tinggal bersama kedua pasien itu tidak akan ikut diisolasi. Mereka diperbolehkan pulang.

" Sudah diminta ke sini, kami cek. Kalau kondisinya tidak apa-apa, ngapain kita tahan," tambah Terawan.

5 dari 5 halaman

Tidak Semua yang Melakukan Kontak

Terawan menambahkan, tidak semua yang melakukan kontak dengan orang terpapar virus Corona positif terinfeksi. Bila kondisi tubuhnya bagus, kemungkinan besar tidak akan turut terinfeksi Covid-19. "

" Makanya tadi saya sampaikan tidak semua orang yang kontak itu jadi sakit," kata Terawan.

Dia meminta masyarakat tidak panik dengan penyebaran virus Corona. Dia hanya mengimbau masyarakat untuk menjaga daya tahan tubuh.

" Kita rasional jangan irasional, jangan membuat permasalahan baru. Janga meniru negara lain yang membuat heboh," tutur Terawan.

Beri Komentar