Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Penyiapan Akomodasi Jemaah Haji Indonesia Di Mekah (Kemenag.go.id)
Dream - Konsul Haji KJRI Jeddah, Endang Jumali, mengatakan proses penyiapan akomodasi untuk jemaah haji Indonesia di Mekah hampir final. Sejak Februari, petugas persiapan haji Indonesia terus bekerja menggelar persiapan baik dari akomodasi, konsumsi maupun transportasi.
" Sampai saat ini sudah ada deal atau kesepakatan harga untuk 204.755 orang atau sekitar 97,75 persen dari total kebutuhan," ujar Endang.
Sedangkan di Madinah, sudah terjalin kesepakatan harga untuk 21.015 orang. " Baru sekitar 34 persen dari target," kata dia.
Endang mengatakan tim penyedia layanan konsumsi sudah menyelesaikan proses verifikasi dokumen serta faktual. Proses selanjutnya adalah negosiasi harga dengan perusahaan penyedia katering yang lolos verifikasi.
" Sekarang tim sudah deal harga dengan 25 perusahaan konsumsi di Mekah," kata Endang.
" Untuk penyediaan layanan konsumsi jemaah di Madinah dan Bandara, belum masuk tahap negosiaso harga," ucap dia melanjutkan.
Endang menjelaskan target penyediaan layanan akomodasi dan konsumsi selesai pada pekan kedua April. Sedangkan untuk transportasi baru menyelesaikan tahapan penilaian serta verifikasi dokumen dan lapangan dan ditargetkan selesai akhir April.
Selanjutnya, Endang mengatakan proses pengadaan akomodasi dan konsumsi masih terfokus di Mekah. Tim belum dapat menuju Madinah akibat pengetatan aturan perpindahan serta pemberlakuan jam malam di seluruh wilayah Arab Saudi.
Sementara penyediaan layanan transportasi berlangsung di Jeddah. " Waktu efektif tim penyedia layanan di Saudi saat ini hanya pagi hingga jam 13.00," kata Endang.
Lebih lanjut, Endang memastikan seluruh proses pengadaan layanan berhenti pada tahapan berita acara kesepatan. Untuk kontrak dan pembayaran uang muka dilakukan setelah sistem e-Hajj dibuka kembali.
" Belum ada pembayaran baik untuk layanan akomodasi, konsumsi maupun transportasi," kata Endang.
Dream - Pandemi virus corona membuat situasi di seluruh dunia tidak menentu. Arab Saudi bahkan telah menetapkan penutupan Mekah, Madinah, serta Riyadh paska diumumkannya kasus kematian pertama sebanyak dua orang pasien positif Covid-19.
Menteri Agama Fachrul Razi akan terus memantau perkembangan situasi yang terjadi di Saudi. Selain itu, juga menyiapkan dua skenario penyelenggaraan haji jika tetap diselenggarakan ataupun dibatalkan.
" Kemenag terus mengikuti dan memantau perkembangan kebijakan Pemerintah Arab Saudi terkait penyelenggaraan haji, termasuk perkembangan pembatasan ibadah yang dilakukan Saudi di dua Kota Suci, Mekah dan Madinah. Kita juga menyiapkan mitigasi kalau pelaksanaan ibadah haji dibatalkan oleh Pemerintah Arab Saudi," ujar Fachrul dalam keterangan tertulis, Jumat 27 Maret 2020.
Persiapan layanan haji di Saudi seperti pengadaan layanan akomodasi, transportasi darat dan katering hingga saat ini tetap berjalan. Tetapi, pembayaran uang muka serta pengadaan layanan penerbangan ditunda untuk sementara menyusul adanya surat dari Menteri Haji dan Umrah Saudi.
" Proses pengadaan layanan juga terus berjalan hingga kontrak namun belum ada pembayaran uang muka," kata Fachrul.
Demikian pula di dalam negeri, pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tetap berjalan. Sampai saat ini sudah ada 83.337 calon jemaah haji yang melakukan pelunasan di tahap pertama.
" Jika ternyata haji tahun ini dibatalkan, dana yang disetorkan saat pelunasan dapat dikembalikan lagi ke jemaah," kata Fachrul.
Untuk mencegah penyebaran Covid-19, Kemenag memutuskan menunda bimbingan manasik haji yang dapat mengundang kerumunan.
Beberapa skenario yang sudah final yaitu distribusi buku manasik kepada jemaah, pemanfaatan media televisi dan radio untuk pembelajaran, penggunaan sarana belajar daring, serta edukasi dan sosialisasi lewat media sosial.
" Skema pembekalan petugas haji yang melibatkan kerumunan juga ditiadakan, diganti dengan pembekalan daring," kata Fachrul.
Kemenag juga menaruh kepedulian terhadap situasi darurat nasional Covid-19. Sejumlah langkah yang dijalankan antara lain peminjaman fasilitas Asrama Haji untuk dijadikan ruang isolasi Pasien Dalam Pemantauan (PDP) Covid-19 melalui koordinasi dengan Kementerian Kesehatan, Pemerintah Daerah, dan pihak terkait.
Langkah ini diawali dengan penggunaan Gedung Utama Asrama Haji Pondok Gede untuk ruang isolasi awal pekan ini.
" Kami juga telah membentuk Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19, dan sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp311 M (miliar), ditambah dengan dana peduli ASN Kemenag yang pengumpulannya terus berjalan," kata Fachrul.
Lebih lanjut, Fachrul mengimbau calon jemaah untuk tetap mengikuti setiap tahapan haji sembari sabar memantau perkembangan situasi di Saudi.
" Apapun keputusan Kerajaan Saudi dan Pemerintah Indonesia, itu pasti dilakukan bagi keselamatan orang banyak, khususnya para calon jemaah haji," terang Fachrul.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya