CONNECT WITH US!

Tokoh Time (4): Raja Salman, Penggagas Modernitas Arab Saudi

Reporter : Ahmad Baiquni | Senin, 4 Mei 2015 20:32
Raja Salman Bin Abdulaziz Al Saud (bbc.co.uk)

Dream - Pria berkafieh putih itu terlihat di layar kaca. Wajahnya serius. Menatap lurus ke arah lensa kamera. Tangannya memegang naskah, yang diambil dari sebuah map warna hitam.

Sesaat kemudian, pria itu berbicara kepada publik melalui lembaga penyiaran resmi milik kerajaan. Ia ingin mengatakan kepada publik mengenai konsep kepemimpinannya ke depan.

“ Kami akan tetap melanjutkan kebijakannya yang tepat seperti selama ini diterapkan sejak Arab Saudi berdiri.” ujar pria itu, Salman bin Abdulaziz Al Saud.

Ini merupakan pidato pertama kali yang diucapkan Salman pada Jumat, 23 Januari 2015, ketika menjabat sebagai Raja Arab Saudi. Ia dibaiat usai Salat Isya di hari itu. Salman menggantikan saudaranya, Raja Abdullah bin Abdulaziz Al Saud sebagai Pelayan Dua Tanah Suci, Mekah dan Madinah.

Abdullah mangkat sebagai raja di hari yang sama dini hari, tepatnya pukul 01.00 waktu setempat. Ia meninggal lantaran menderita infeksi paru-paru. Kabar mengenai kesehatan orang kaya ini sudah lama terdengar. Ia mulai dirawat intensif di rumah sakit akhir tahun lalu, tepatnya pada 31 Desember 2014.

Sepeninggal Abdullah, sesuai tradisi pemerintahan di Kerajaan Arab Saudi, pengganti Raja adalah Putra Mahkota. Kala itu, jabatan tersebut dipegang Salman. Ia mulai menjabat sejak 18 Juni 2012 dan otomatis naik tahta. Jabatan Putra Mahkota kemudian diisi oleh Pangeran Muqrin bin Abdulaziz Al Saud, yang merupakan saudara tiri Abdullah.

Peralihan kepempimpinan ini langsung menyedot perhatian dunia. Sebab, Salman memiliki rekam jejak cemerlang di bidang politik. Bahkan, banyak harapan muncul Arab Saudi akan jauh lebih baik di tangan Raja Salman.

Raja Salman merupakan sosok yang cemerlang dan memiliki pengaruh terhadap Jazirah Arab. Majalah berita asal Amerika Serikat, Time, bahkan sampai memberikan penghargaan pada Salman sebagai Tokoh Berpengaruh Dunia. Penghargaan itu tercantum dalam daftar “ 100 Tokoh Paling Berpengaruh di Dunia” tahun 2015 versi Time kategori pemimpin.

Raja Salman juga menjadi satu dari tiga pemimpin muslim berpengaruh. Mereka adalah Muhammadu Buhari, Presiden Nigeria, dan Joko Widodo, Presiden Indonesia.

Ulasan mengenai Salman yang tertuang dalam daftar tersebut bisa dibilang unik. Jika ulasan tokoh lain ditulis oleh sejumlah pejabat negara atau pemimpin sebuah lembaga internasional, ulasan Salman ditulis sendiri oleh Abdullah II bin Al Hussein, Raja Yordania.

***

Mengapa nama Raja Salman begitu berpengaruh...



Rahasia Awet Muda Vina Panduwinata