Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Sederet Fakta Penembakan 31 Pekerja Trans Papua

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 5 Desember 2018 09:00
Sederet Fakta Penembakan 31 Pekerja Trans Papua
Penembakan ini menyedot perhatian publik.

Dream – Penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) terhadap 31 pekerja Trans Papua menggegerkan publik. Para pekerja itu tewas diterjang peluru yang ditembakkan kelompok itu.

Para korban ini adalah pekerja dari PT Istaka Karya (Persero). Mereka sedang menggarap proyek Jembatan Kali Aorak dan Jembatan Kali Yigi di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua. Insiden ini membuat Istaka Karya berduka.

" Mohon doanya dari semua atas musibah yang menimpa para pekerja Istaka," kata Corporate Secretary Istaka Karya, Yudi Kristanto, dikutip dari Liputan6.com, Selasa 4 Desember 2018.

Terkait penembakan terhadap pekerja Trans Papua, ada deretan fakta yang perlu kita tahu. Berikut ini adalah rangkuman yang dihimpun Dream.

1 dari 3 halaman

Dilakukan `Bertahap`

Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Papua, AKBP Suryadi Diaz, mengatakan, pembunuhan ini dilaporkan masyarakat pada Senin lalu sekitar pukul 15.30 WIT. Namun, pembunuhan terhadap para pekerja proyek Istaka Karya tersebut terjadi pada Minggu 2 Desember 2018.

Dia mengatakan pada hari pertama, ada 24 orang yang dibunuh. Kemudian, ada 8 orang yang sempat menyelamatkan diri di rumah anggota DPRD. Namun orang-orang ini “ dijemput”, kemudian dibunuh.

" (Ada) 7 orang meninggal dunia dan 1 orang belum ditemukan atau melarikan diri," kata Diaz.

2 dari 3 halaman

Sempat Adu Mulut

Wakapolres Jayawiaya, Kompol. A. Tampubolon, mengatakan, informasi tentang dugaan pemicu pembunuhan 31 pekerja Istaka Karya dilakukan oleh KKB. Tampubolon mengatakan sempat terjadi adu mulut antara anggota KKB dengan pekerja Istaka Karya.

" Informasi awal yang kami dapatkan, penyanderaan sekelompok orang KKB dan aksi teror," kata dia kepada Liputan6.com.

Namun, menurut informasi yang beredar, penyebab penembakan ini terjadi karena ada pekerja yang sempat memfoto upacara peringatan ulang tahun Organisasi Papua Merdeka (OPM).

3 dari 3 halaman

Proyek Trans Papua Segmen V Dihentikan Sementara

Jembatan Kali Aorak dan Jembatan Kali Yigi di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, yang sedang dikerjakan oleh pegawai Istaka Karya itu merupakan bagian dari Trans Papua segmen V.

Segmen ini meliputi ruas Wamen-Habema-Mugi-Kenyam-Batas Batu-Mumugu sepanjang 278,6 kilometer (KM). Kejadian penembakan ini membuat pemerintah menghentikan sementara pembangunan Trans Papua di Segmen V.

“ Mulai hari ini, Selasa 4 Desember 2018, kami akan menghentikan sementara kontrak pembangunan jembatan di ruas Wamena-Habema-Mugi-Kenyam-Batas Batu-Mumugu,” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, dikutip dari laman pu.go.id, Selasa 4 Desember 2018.

Basuki mengatakan, pembangunan ini akan dilanjutkan setelah mendapatkan rekomendasi dari TNI dan Polri. Untuk itulah, pemerintah mendukung upaya cepat dari aparat keamanan, baik dari TNI maupun Polri untuk menemukan dan menindak tegas para pelaku. 

Beri Komentar