Belajar dari Semangat Juang Guru Ngaji Lumpuh Asal Bugis

Reporter : Maulana Kautsar
Kamis, 14 Maret 2019 06:06
Belajar dari Semangat Juang Guru Ngaji Lumpuh Asal Bugis
Semuanya saya jalani dengan keikhlasan, kata dia.

Dream - Kondisi tubuh tak menghentikan aktivitas Muhammad Amin, warga Kampung Bugis, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Meski lumpuh, Amin masih mau memberikan ilmu membaca Alquran untuk anak-anak di kampungnya.

" Sejak mengabdikan diri mengajar mengaji anak-anak kampung ini. Saya tak pernah harap imbalan dan semuanya saya jalani dengan keihklasan," kata Amin kepada Liputan6.com, Rabu, 13 Maret 2019.

Amin mengajar para muridnya dengan tiduran. Kondisi ini karena kursi roda miliknya rusak.

" Semenjak rusak, saya tak bisa lagi melakukan semuanya. Hanya dapat beraktivitas di rumah," ujar dia.

Dia berharap, ada dermawan yang mau memperbaiki kursi roda itu. Dengan kursi roda itu, dia berharap dapat sholat jemaah di masjid dan memberi pelajaran mengaji dan menulis huruf Arab.

 

1 dari 1 halaman

Lumpuh karena Jatuh Dari Pohon

Amin mengatakan, mengalami kelumpuhan sejak usia 13 tahun. Kelumpuhan itu merupakan dampak dari peristiwa jatuh dari pohon yang dialaminya.

Kelumpuhan itu juga membuatnya tak bisa melanjutkan pendidikan. Dia hanya mampu menjalani pendidikan sebatas kelas 5 sekolah dasar.

Di tengah keterbatasan fisik, dia bertahan hidup dari bantuan tetangga dan mantan murid-muridnya.

" Alhamdulillah warga Kampung Bugis sini banyak yang datang membawakan makanan untuk pengganjal perut. Kebetulan mereka mantan murid mengaji saya dulu. Semoga Allah memberikan rejeki melimpah buat mereka," ucap dia.

(ism, Sumber: Liputan6.com/Eka Hakim)

Beri Komentar
Detik-detik Bom Bunuh Diri Meledak di Polrestabes Medan