Tere: `Yang Merokok akan Menjadi Minoritas`

Reporter : Maulana Kautsar
Jumat, 6 November 2015 16:30
Tere: `Yang Merokok akan Menjadi Minoritas`
Tere mengajak kalangan musisi untuk peduli pada masalah bahaya rokok.

Dream - Iklan rokok dan konser musik seolah tidak bisa dipisahkan. Bagi musisi perempuan Tere, kondisi ini memang tidak dipungkiri. Bahkan, ketika masih aktif tampil di atas panggung, berbagai perusahaan rokok kerap menjadi sponsornya.

" Saya tidak memungkiri, dulu ketika saya konser manajemen sering menerima tawaran dari sponsor rokok," jelasnya usai diskusi 'Kolase Bicara: Kisah Para Korban Rokok' di Universitas Negeri Jakarta, Kamis, 6 November 2015.

Menurut Tere, meski telah menjadi membudaya, tak ada satupun musisi yang berani menyuarakan kondisi ini. Baginya penting untuk mengubah persepsi sebuah konser yang harus dibiayai perusahaan rokok.

" Coba kalau dibalik, acara musik tanpa asap rokok. Lama-lama yang ngerokok makin minim. Jadi, yang merokok akan jadi minoritas," harapnya.

Baginya, musisi Indonesia seharusnya bisa meniru apa yang dilakukan Whitney Houston dan Alicia Keys. Musisi perempuan asal Amerika Serikat itu sering meminta promotor untuk menyelenggarakan sebuah konser tanpa asap rokok.

" Bahkan Alicia Keys kalau tahu konser jazz yang diadakan disponsori oleh perusahaan rokok, dia akan komplain ke promotornya," katanya.

Tere yakin penolakannya terhadap asap rokok itu penting. Sebab, ada misi panjang dalam menyelamatkan generasi penerus.

" Tujuannya bukannya apa-apa. Cuma kita harus ingat paparan asap rokok ini akan berakibat buruk bagi anak cucu kita," tegasnya.

Beri Komentar