Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Siapakah Sosok Badui Yang Menemukan Minyak Pertama Kali Di Arab? (Foto: Al Arabiya)
Dream – Arab Saudi merupakan salah satu negara produsen minyak. Tapi pernahkah terbersit di kepala siapa penemu minyak pertama kali di tengah gurun pasir nan gersang seperti di jazirah Arab?
Dilansir dari Al Arabiya, Selasa 24 Oktober 2017, ternyata penemu minyak di Arab Saudi adalah seorang Arab Badui. Namanya, Khamis ibnu Rimthan. Dia berasal dari suku Ujman. Ya, perusahaan migas Arab Saudi, Saudi Aramco, menggunakan jasa Khamis untuk memandu mereka untuk mencari minyak.
Sebagai penghormatan, BUMN migas Arab Saudi, Saudi Aramco, menamai salah satu tankernya dengan nama Khamis ibn Ramthan. Ini bukan kali pertama Aramco menghormati Ibnu Ramthan. Aramco juga menamai sumur migas nomor 7 mereka dengan namanya.
Ibnu Ramthan ini merupakan pemandu pertama yang ditugaskan oleh pemerintah Arab Saudi dan ditugaskan lagi untuk memandu Aramco pada tahun 1934. Dia bersama dengan pakar geologi Amerika, Max Steineke, ditugaskan oleh Raja Abdulaziz untuk mencari minyak untuk komersial di timur.

Banyak yang menyerah ketika mencari minyak di sana. Namun, keduanya berhasil menemukan sumur minyak pertama. Kemudian, sumur minyak itu dinamai dengan minyak nomor 7.
Ibnu Ramthan ini meninggal pada usia 1959 pada usia 50 tahun setelah “ berperang” melawan kanker. Jasa-jasanya tetap dikenang dalam upaya penemuan sumur minyak.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya