Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Jokowi (setkab.go.id)
Dream - Menghadapi pemilihan presiden 2019 nanti, Presiden Joko Widodo masih belum menyebut siapa sosok yang akan menjadi pendampingnya. Jokowi mengatakan tinggal menunggu waktu yang tepat untuk mengumumkan siapa yang dia pilih sebagai calon wakil presiden (cawapres).
Meski demikian, terdapat sejumlah nama yang mulai mencuat. Dari sekian banyak tokoh, ada tiga tokoh yang ramai menjadi pembicaraan.
Ketiganya memiliki nama yang diawali huruf M. Siapa saja mereka?
© Dream
Tokoh pertama yaitu Maruf Amin. Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia ini santer menjadi perbincangan usai diungkap oleh Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy.
" Kiai Maruf Amin salah satunya (cawapres Jokowi)," kata Rommy.

Menurut Rommy, Maruf merupakan salah satu calon alternatif yang bisa menjembatani seluruh pihak. Tidak hanya itu, Maruf juga menguasai ilmu ekonomi.
" Beliau juga menguasai ekonomi karena Dewan Ekonomi Syariah Nasional. Dan pengalamannya luas karena pernah menjadi anggota DPR, baik dari PPP maupun PKB," kata Rommy.
© Dream
Tokoh kedua, Mahfud MD. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini disebut-sebut masuk dalam bursa cawapres.

Mahfud merupakan tokoh non-partai dan namanya disebut masuk dalam catatan Jokowi. Wasekjen PDIP, Eriko Sutarduga, mengatakan mendukung siapapun yang dipilih sebagai wapres, termasuk Mahfud.
© Dream
Sedangkan tokoh ketiga, Moeldoko. Pria yang pernah menjabat sebagai Panglima TNI ini disebut masuk dalam bursa wapres pendamping Jokowi.

Terlebih setelah dia memutuskan keluar dari Partai Hanura. Tetapi, pria yang kini bertugas sebagai Kepala Staf Kepresidenan ini tidak mau berspekulasi.
" Saya enggak mau kalau-kalau, saya enggak mau spekulasi. Udah lah, sekarang apa yang ada saya hadapi, saya hadapi dengan baik," ucap Moeldoko.
Sumber: Merdeka.com/Desi Aditia Ningrum
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya