7 Kasus Positif Virus Corona Baru Pulang dari 3 Negara Terinfeksi

Reporter : Maulana Kautsar
Selasa, 10 Maret 2020 06:12
7 Kasus Positif Virus Corona Baru Pulang dari 3 Negara Terinfeksi
Ada kasus pasien positif corona dari luar Indonesia dan pelacakan.

Dream - Juru bicara pemerintah dalam penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menyebutkan tujuh dari 13 kasus baru pasien terkonfirmasi virus corona berasal imported case, atau yang bersangkutan memiliki riwayat perjalanan ke negara-negara yang telah terjangkit covid-19.

Setelah tiba Indonesia, para pasien ini baru menujukkan gejala yang mengarah ke penyakit Covid-19.

“ Sudah (ditelusuri) dari 3 negara. Yang pasti dari negara yang terinfeksi,” kata Achmad, di laman resmi Kemenkes, Senin, 9 Maret 2020.

Di samping imported case, penambahan enam kasus positif merupakan hasil pelacakan dari enam kasus positif sebelumnya yang merupakan bagian dari klaster Jakarta. Mereka saling terkait termasuk dua WNA yang juga terkonfirmasi positif.

Achmad mengatakan, metode pelacakan merupakan langkah pemerintah untuk mempercepat penelusuran dan penemuan kasus.

“ Kita harus melakukan contact tracing sehingga kita bisa dengan cepat mencari, menemukan, dan mengisolasi, supaya tidak ada sumber penularan lagi di masyarakat yang semakin membuat tidak terkendalinya sebaran dari penyakit ini. Ini yang penting,” ucap dia.

Dengan bertambahnya jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia, Achmad mengatakan, pihaknya mendapatkan arahan dari Presiden Joko Widodo agar masyarakat tetap tenang namun selalu waspada. Mengingat, penyakit ini memiliki gejala ringan bahkan asimtomatik.

“ Barusan kami mendapat arahan lagi dari Presiden bahwa masyarakat diminta untuk tetap tenang karena kecenderungan penyakit ini sekarang secara klinis tidak seperti yang kita bayangkan di Wuhan,” ucap dia.

1 dari 5 halaman

13 Pasien Baru Positif Corona di Indonesia, Total 19 Orang

Dream - Juru bicara pemerintah untuk penanganan wabah virus corona, Achmad Yurianto menyebut pasien positif virus corona baru berjumlah 13 orang. Dengan jumlah ini total sudah ada 19 orang pasien virus corona di Indonesia.

" Jumlah kasus yang terkonfirmasi positif 19 orang," kata Achmad, Senin, 9 Maret 2020.

Yuri menambahkan, ini merupakan lanjutan dari pemeriksaan dengan CPR dikonfirmasi dengan sequencing. " Ada positif lagi," ujar dia.

Meski demikian, dia tak merinci di mana para pasien itu menjalani perawatan. " Ada yang di Jakarta, dan ada yang di luar Jakarta," kata dia.

Berikut rincian tambahan korban baru positif corona:

1. Kasus 07 perempuan, 59 tahun. Kondisinya nampak sakit ringan sedang stabil. Ini adalah kasus imported case.

2. Pasien 08 laki-laki, 56 tahun, pasien ini tertular oleh 07.

3. Kasus 09. Perempuan, 55 tahun, kondisi sakit ringan sedang tanpa ada sakit penyulit sebelumnya. Pasien ini imported case.

4. Pasien 10. Laki-laki, 29 tahun, WNA nampak kondisi sakit ringan sedang. Ini bagian dari tracing kita atas kasus 01.

5. Identifikasi pasien nomor 11. WNA, perempuan 54 tahun, kondisi sakit tingan sedang tracing kontak kasus 01.

6. Kasus identifikasi 12. Laki-laki (31) sakit ringan sedang, juga hasil tracing kasus 01.

7. Pasien nomor 13. Perempuan, 16 tahun ini juga tracing dari subklaster pasien nomor 03.

8. Pasien nomor 14. Laki-laki 50 tahun gambaran sakit ringan-sedang, imported case.

9. Pasien nomor 15. Perempuan 43 tahun ini juga imported case.

10. Pasien nomor 16. Perempuan 17 tahun ini terkait dengan pasien nomor 15.

11. Pasien dengan nomor 17. Laki-laki, 56 tahun, imported kasus.

12. Pasien nmr 18. Laki-laki, 55 tahun, imported case.

13. Pasien nomor 19. Laki-laki, 40 tahun, imported case.


Sumber: Liputan6.com/Lizsa Egeham

2 dari 5 halaman

Mampir Makan di Restoran Vietnam, 1 WNI di Australia Positif Virus Corona

Dream - Seorang warga negera Indonesia di Victoria, Australia, positif terjangkit virus corona, Covid-19. Kabar itu disampaikan juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto.

Menurut Achmad, pasien tersebut terjangkit virus usai mengunjungi banyak tempat. Salah satunya adalah sebuah rumah makan Vietnam.

" Muncul keluhan, otoritas kesehatan dinyatakan positif, sekarang kondisinya stabil dan sedang dirawat oleh fasilitas kesehatan yang ditunjuk oleh otoritas kesehatan Australia," kata Achmad, Senin, 9 Maret 2020.

Achmad mengatakan, kondisi WNI di Australia tersebut sedang dipantau Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI). Achmad meyakini, WNI tersebut tidak melakukan interaksi di Indonesia.

" Keberadaannya saat ini dipantau oleh KBRI. Jadi kita yakini bahwa sebenarnya kontanya tidak di Indonesia," kata dia.

(Sah, Sumber: Merdeka.com/Intan Umbari Prihatin)

3 dari 5 halaman

Lagi, Satu WNI Dinyatakan Positif Virus Corona di Singapura

Dream - Seorang pria Indonesia berusia 64 tahun dinyatakan positif terinfeksi virus Corona, Covid-19, di Singapura. Pria tersebut masuk ke Negeri Singa pada 7 Maret 2020 dan dinyatakan sebagai kasus ke-147.

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menyebut, WNI tersebut dikonfirmasi positif Covid-19 pada 8 Maret 2020. Saat ini, WNI tersebut menjalani perawatan di National Centre for Infectious Diseases (NCID) Singapura.

Menurut keterangan Kemenlu, dengan kasus itu berarti sudah ada tiga WNI yang dikonfirmasi positif Covid-19 di Singapura. Pertama kasus ke-21 (sudah dinyatakan sembuh dan dipulangkan dari rumah sakit pada 18 Februari 2020).

Ke dua, kasus ke-133 yang diumumkan pada 7 Maret 2020. Terakhir pria 64 tahun yang dinyatakan positif pada 8 Maret 2020 tersebut.

Sejauh ini belum diketahui proses infeksi Covid-19 pada kasus ke-147 dengan pasien berusia 64 tahun tersebut. Kementerian Kesehatan Singapura menyebut, kasus ini sebagai imported case atau kasus dari luar wilayah itu.

" Artinya WNI tersebut diduga kuat sudah terjangkit Covid-19 sebelum melakukan kunjungan ke Singapura," demikian keterangan Kementerian Luar Negeri.

4 dari 5 halaman

KBRI Singapura akan memantau secara dekat dan berkoordinasi dengan pihak-pihak berwenang terkait penanganan WNI tersebut.

Saat ini, akses ke Singapura telah ditetapkan dalam status Disease Outbreak Response System Condition (DORSCON) Orange. Sehingga, kewaspadaan yang tinggi masih tetap diperlukan, khususnya apabila menghadiri kegiatan yang melibatkan banyak peserta dan berkunjung ke tempat umum.

Kementerian Luar Negeri berharap seluruh WNI mengikuti aturan dan imbauan dari Pemerintah Singapura dalam penanganan penyebaran Covid-19, seperti menjaga kesehatan dan kebersihan pribadi, secara periodik mencuci tangan setelah beraktivitas di ruang publik, menghindari tempat-tempat dan acara yang melibatkan keramaian atau kerumuman, dan segera ke dokter bila mengalami simtomatik.

5 dari 5 halaman

1 WNI Positif Terjangkit Virus Corona di Singapura

Dream - Satu Warga Negara Indonesia (WNI) dinyatakan positif terjangkit virus corona di Singapura. Korban berusia 62 tahun ini dinyatakan sebagai kasus positif virus Covid-19 ke-133 di Singapura.

Dikutip dari laman Kementerian Luar Negeri, Minggu 8 Maret 2020, pasien berjenis kelamin perempuan ini mengunjungi Singapura dengan social visit pass.

WNI yang bersangkutan tidak memiliki riwayat mengunjungi daerah atau negara yang terjangkit virus corona. Kini, dia dirawat di National University Hospital (NUH).

WNI tersebut melaporkan gejala virus corona pada 29 Februari 2020, lalu memeriksakan diri ke klinik dokter umum pada 1 Maret 2020 di Pioneer Polyclinic. Pada 6 Maret, dia dirujuk ke NUH dan dinyatakan positif corona.

Sebelum dirujuk ke rumah sakit, WNI menghabiskan waktu di rumahnya di Jurong West Street 61.

Usut punya usut, ternyata korban pernah mengikuti acara makan malam di SAFRA Jurong, Singapura, pada 15 Februari 2020. Saat ini, sudah ada 21 kasus positif corona yang dikonfirmasi terhubung dengan cluster SAFRA Jurong.

KBRI Singapura terus memantau perkembangan WNI yang terjangkit corona dan berkoordinasi dengan pihak terkait. WNI yang berada di Singapura juga diimbau untuk tidak panik dan tetap tenang. Plus, menjaga kesehatan dan kebersihan pribadi, menghindari keramaian publik, serta pergi ke dokter jika mengalami gejala virus corona.

Beri Komentar