Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Felix Siauw
Dream - Ustaz Felix Siauw menyatakan kekagumannya terhadap model dakwah yang dilakukan Emha Ainun nadjib alias Cak Nun. Felix Siauw mengaku melihat keharmonisan budaya dan agama dalam dakwah yang dilakukan oleh Caknun.
" Itulah konsep Ma'iyah Cak Nun dan Kiai Kanjeng, sederhananya kebersamaan bersama Allah," tulis Felix pada Fans Page Facebook, Senin 7 Agustus 2017.
Melalui Fans Page yang disukai oleh 4.013.734 akun Facebook tersebut, Felix mengaku baru pertama kali melihat dakwah kolosal, seperti yang dipimpin oleh Cak Nun.
Menurut dia, apa yang dilakukan Cak Nun bersama Kiai Kanjeng penuh dengan pesan dakwah dalam tiap penuturannya, nasihat tersembunyi lewat lagu, sampai membahagiakan manusia lewat nada dan lelaku, mengajak baik tanpa memaksa.
" Sindiran menohok gaya Cak Nun yang berlapis, membuat kita menikmati kala mencoba mengelupas makna-maknanya, semua terangkai sempurna di malam itu," tambah Felix.
Bagi Felix, Cak Nun adalah salah satu tokoh yang berhasil membawa dakwah pada satu tahapan yang jarang dicapai orang lainnya. " Beliau sangat penting untuk dianalisis," tulis Felix.
Baca tulisan Ustaz Felix selengkapnya di halaman berikut ini:
© Dream
Sinau Bareng Cak Nun
Baru kali ini saya menyaksikan sebuah pertunjukan dakwah sekolosal ini, mungkin biasa bagi yang sudah sering menghadiri, tapi bagi saya ini hal yang sangat baru
Sejak kecil jangankan ikut acara seperti ini, nonton layar tancep saja saya tak pernah. Jangankan melek sampai lewat tengah malam, siang hari saja tak tahan kantuk
Itulah konsep Ma'iyah Cak Nun dan Kiai Kanjeng, sederhananya kebersamaan bersama Allah. Saya melihatnya persatuan antara budaya dan agama secara harmonis.
Sarat pesan dakwah dalam tiap pitutur, nasihat tersembunyi lewat lagu, sampai membahagiakan manusia lewat nada dan lelaku, mengajak baik tanpa memaksa.
Sindiran menohok gaya Cak Nun yang berlapis, membuat kita menikmati kala mencoba mengelupas makna-maknanya, semua terangkai sempurna di malam itu.
Penyimaknya dari selevel kapolda hingga penjaja kopi atau kacang goreng, dari asatidz hingga preman, semua mengambil makna dari caranya masing-masing.
Bagi saya Cak Nun adalah salah satu yang berhasil membawa dakwah pada satu tahapan yang jarang dicapai yang lainnya, beliau sangat penting untuk dianalisis.
Sebab kita tahu begitu apiknya dakwah masuk ke Indonesia, tentu memerlukan kekhususan tertentu, sebagaimana yang dibuat oleh walisongo ketika memulai dakwah.
Sebab perintah Allah itu sudah jelas, itulah agama. Sedang ekspresi manusia dalam menaati Allah itulah budaya. Dan kita tak hendak membedakan keduanya.
Nusantara punya budaya khas dalam menghamba pada Allah, dalam menegakkan agamanya, yang jadi sangat khas dan berbeda dengan tempat yang lainnya.
Ekspresi ketaatan akan perintah Allah inilah yang menurut Cak Nun bisa terlihat dalam segala level kehidupan, yang tertinggi adalah menjadi Khalifah di bumi Allah.
Bagi saya ini sebuah pengalaman baru sekaligus bekal dakwah baru, mengantarkan Islam dengan lebih baik, lebih bijak, lebih kreatif dan tentu saja lebih ikhlas.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya