Presentasi Rahasia Umur Panjang, CEO Kesehatan Meninggal di Atas Panggung

Reporter : Maulana Kautsar
Jumat, 27 Desember 2019 12:00
Presentasi Rahasia Umur Panjang, CEO Kesehatan Meninggal di Atas Panggung
Kolega membantah Chen punya kekayaan hingga miliaran yuan.

Dream - Pemandangan menyedihkan disaksikan para pengunjung event pengenalan produk kesehatan dari Guangdong Zhongyi Health Technology Co, Ltd. Di momen yang seharusnya membahagikan tersebut,tamu undangan harus menyaksikan langsung momen terakhir meninggalnya bos perusahaan. 

Chen Peiwen, direktur utama Guangdong Zhongyi Health Technology Co, Ltd di Guangzhou, China, hari itu seharusnya tampil memamerkan produk perusahaan yang dia pimpin di atas panggung. Usai berbicara, tiba-tiba Chen terjatuh.

Chen segera mendapat perawatan dan dibawa ke rumah sakit. Meski begitu, nyawanya tak terselamatkan saat menuju ke rumah sakit.

Video Chen yang terjatuh usai berpidato beredar di media sosial. Sinchew melaporkan, insiden jatuhnya Chen terjadi 17 November 2019.

Saat itu dia berpidato mengenai tingkat kesehatan dan umur panjang.

 

1 dari 4 halaman

Riwayat Penyakit

Rekan kerjanya mengungkapkan Chen pernah menjalani operasi bypass jantung 20 tahun yang lalu. Dijadwalkan, setelah acara itu, Chen harus dirawat di rumah sakit untuk pemasangan alat pacu jantung.

Tanpa diduga, Chen terlambat mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Kepergian Chen menyisakan rumor di media sosial. Warganet China menyebut sosok Chen punya kekayaan hingga 6 miliar yuan.

Kolega segera membantah rumor tersebut. Tetapi, kolega tersebut hanya menjelaskan penjualan produk kesehatan sedang tidak bagus dan Chen mendedikasikan hidupnya untuk keluarga.

2 dari 4 halaman

Fakta Meninggalnya Kopilot Lion Air di Hotel

Dream – Kopilot Lion Air, Aryo Noor Faizal, meninggal dunia di salah satu hotel di Pontianak, Kalimantan Barat, Senin 23 Desember 2019 pukul empat sore waktu setempat. Diduga sang pilot meninggal dunia karena serangan jantung.

“ Lion Air bekerja sama dan berkoordinasi dengan berbagai pihak dalam proses penanganan jenazah sehingga mendapatkan layanan pengurusan terbaik,” kata Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, dalam keterangan tertulisnya, Selasa 24 Desember 2019.

Lion Air menyampaikan rasa duka cita atas meninggalnya Aryo. Danang mengatakan dia memiliki catatan positif dari perusahaan, baik dari perilaku, kesehatan, kinerja, dan tak terlibat penggunaan narkoba serta obat-obatan terlarang.  

Secara catatan rekam medis dilakukan pengecekan kesehatan (medical check-up) pada 16 September 2019 dan dinyatakan sehat dan laik terbang (fit for flight).

Informasi tambahan, sebelum meninggal, kopilot Aryo Noor Faizal hari ini memiliki jadwal kembali ke Jakarta melalui Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK) sebagai extra crew, yakni awak pesawat yang ikut dalam penerbangan tetapi tidak aktif (hanya sebagai penumpang).

3 dari 4 halaman

Viral Pramugara Lion Air Suapi Nenek di Pesawat, Ini Sosoknya

Dream - Video pramugara maskapai Lion Air yang sedang membantu seorang nenek di pesawat menjadi viral di media sosial. Sikap sang pramugara menuai pujian dari warganet.

Dalam dua video yang diunggah ke Twitter oleh akun @the4rel, Senin 18 November 2019, pramugara itu terlihat menyuapi penumpang lanjut usia. Pramugara itu terlihat menyuapi penumpang itu dengan sabar dan ramah. Dia bahkan sesekali membetulkan kerudung nenek tersebut.

 © Dream

“ Dear @LionAirID, kalian harus beri penghargaan untuk mas ini. Dear Mas Mugara Lion Air, siapapun kamu, kamu adalah contoh Flight Attendant yang sangat sempurna. Semoga berkah dan menjadi pahala untuk kamu ya, Mas!!” cuit @the4rel.

 Siapakah gerangan pramugara ini?© Akun Twitter @the4rel.

Ketekunan pramugara ini juga membuat netizen tersentuh. “ Mas, apakah kamu merindukan Ibu kamu?? Kamu begitu telaten membantu Ibu tua ini. Surga untuk kamu, Mas!!” cuit @the4rel.

Cuitan ini menjadi viral di Twitter dan telah di-retweet sebanyak 33.600 kali dan likes 49.600 kali

Video ini sebenarnya diunggah di Instagram pada tujuh hari yang lalu. Sang pengunggah, @armainiimay, menyebutkan pramugara menyuapi penumpang karena sang nenek ini enggan memakai sabuk pengaman.

 Pramugara Lion Air.© Akun Instagram @armainiimay.

“ Perjalananku malam tadi naik pesawat Lion Air dari SBY menuju PKY, kagum melihat dedikasi seorang pramugara yang sabar melayani nenek dengan usia 117 tahun yang tidak mau pasang sabuk pengaman, padahal pesawat telah take off dan nenek minta kembali turun dari pesawat dengan perlakuan penuh kasih sayang diberi minum, disuapi makan dengan lembut seperti merawat orang tua sendiri yang pada akhirnya si nenek mau memasang sabuk pengaman, kereeen,” tulis @armainiimay.

4 dari 4 halaman

Diapresiasi Lion Air

Lion Air angkat topi terhadap sikap sang pramugara bernama Donny Prima Yuszela tersebut. Donny Prima merupakan awak kabin senior di Lion Air. Kala itu, dia bertugas di penerebangan JT-862 rute Bandara Juanda Surabaya--Bandara Tjilik Riwut, Palangkaraya, pada Minggu 10 November 2019.

“ Performa kerja ketika bertugas yang telah dilakukan dan ditunjukkan bahwa sudah sesuai menurut standar operasional prosedur awak kabin,” kata Corporate Communication Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream.

Danang mengatakan saat itu ada seorang wanita berusia 117 tahun yang menggunakan kursi roda. Sang penumpang tak mau memakai sabuk pengaman ketika sudah duduk.

“ Setelah peragaan keselamatan (safety demo) selesai, SFA Donny Prima menghampiri dengan memberikan penjelasan pentingnya penggunaan sabuk pengaman pada kursi, demi alasan keselamatan dan keamanan perjalanan udara. Seketika penumpang itu berkenan dan dibantu menggunakan sabuk pengaman,” kata dia.

Saat pesawat sudah mengudara dan tanda kenakan sabuk pengaman telah dimatikan, Donny kembali mengecek situasi dalam kabin dan menghampir sang nenek. Dia memberikan penjelasan kepada penumpang tentang aturan keselamatan.

Maskapai ini memberikan apresiasi kepada pramugara yang bersangkutan. “ Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group menyampaikan terima kasih, apresiasi setinggi-tingginya kepada awak pesawat serta salah satu kabin kru (pramugara) bernama Donny Prima Yuszela sebagai pimpinan awak kabin (senior flight attendant/ SFA),” kata dia.

Beri Komentar