Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Tergesa-gesa mungkin menjadi salah satu sifat yang ada pada diri manusia. Sifat ini kerap membuat orang tidak berpikir panjang dalam melaksanakan sesuatu.
Saat pekerjaan selesai akibat tergesa-gesa, justru muncul penyesalan. Sebab, jika dikerjakan dengan tenang maka tidak akan muncul masalah.
Namun demikian, ada beberapa hal yang dalam Islam harus dilakukan sesegera mungkin. Apa saja itu?
Dikutip dari islami.co, Hatim Al Ashom menjelaskan tergesa-gesa sebenarnya merupakan salah satu sifat setan. Kecuali jika ketergesaan itu terkait lima hal.
Pertama, menyuguhkan makanan kepada tamu. Hal ini didasarkan pada hadis riwayat Nasa'i, Thabarani, Al Hakim, dan Baihaqi.
" Barang siapa memberi makan roti saudaranya sampai dia kenyang dan memberi minum sampai ia meresa segar hilang dahaga, maka orang tersebut dijauhkan dari tujuh jurang neraka, setiap jurang berjarak tujuh ratus tahun."
Kedua, mengurus jenazah mulai dari memandikan hingga memakamkan. Dasarnya adalah hadis riwayat Baihaqi.
" Sesungguhnya balasan pertama kali seorang mukmin setelah kematiannya adalah diampuninya (dosa) semua orang yang mengantarkan jenazahnya sampai kuburan."
Ketiga, menikahkan gadis yang sudah baligh. Ketentuan ini berlaku kepada orangtua atau wali agar anaknya tidak terjerumus pada zina.
Hal ini berdasarkan pada hadis riwayat Ibnu Syahin.
" Barang siapa menikahkan anak perempuannya maka Allah akan memakaikan mahkota raja kepadanya."Keempat, membayar utang dengan segera. Ini agar seseorang tidak terbebani utang ketika meninggal dunia.
Kelima, bertobat tanpa menunda-nunda. Ini didasarkan pada hadis diriwayatkan dari Abu Hurairah RA yang menerangkan Rasulullah Muhammad SAW setiap hari tidak berhenti beristighfar dan bertobat.
(ism, Sumber: Islami.co)
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest