Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ada kalanya kita merasa kesulitan berkomunikasi dengan orang yang keras hati.
Dream - Setiap orang terlahir dengan karakter yang berbeda-beda. Ada kalanya punya sikap begitu hangat, ada pula yang punya hati sangat keras.
BACA JUGA: Arti Dari La Ilaha Illa Anta Subhanaka Inni Kuntu Minadzolimin
Terkadang kita begitu sulit menghadapi mereka yang hatinya sangat keras. Berusaha sekeras apapun, orang tersebut susah diajak bicara.
Tidak hanya orang luar, keluarga kita mungkin ada yang memiliki watak seperti itu. Tidak menutup kemungkinan pasangan kita juga memiliki tabiat hati yang keras.
Untuk meluluhkan dan menundukkannya, ada baiknya kita memohon pertolongan Allah SWT. Salah satunya dengan membaca doa di bawah ini.

Allaahumma innaka antal azizul kabir. Wa ana abduka adhdhoiifudzdzaliil. Alladzi laa khaula wa laa quwwata illaa bika. Allaahumma sakhkhir lii ... (sebut nama orang dimaksud) kama sakhkhorta firauna li musa. Wa layyin li qolbahuu kama layyantalhadiida li dawuda. Fa innahu la yantiqu illa bi idznika. Nashiyatuhuu fii qobdhatika. Wa qolbuhuu fi yadiKka. Jalla tsanau wajhik. ya arkhamar rakhimiin.
Artinya:
"Ya Allah sungguh Engkau Maha Mulia Maha Besar. Sedangkan saya hamba-Mu yang sangat hina dina. Tiada upaya dan kekuatan kecuali karena Kau. Ya Allah, tundukkanlah........ padaku, sebagaimana Kau telah menundukkan Fir'aun pada Musa AS. Dan luluhkan hatinya untukku, sebagaimana Kau telah meluluhkan besi untuk Daud AS. Karena sungguh dia takkan berbicara kecuali dengan izin-Mu. Ubun-ubunnya dalam genggaman-Mu, dan hatinya di tangan-Mu. Pujian wajah-Mu telah Agung, wahai yang lebih sayang para penyayang."