Dream - Jessica Kumala, tersangka kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, sedang menggitung hari. Sebab, dalam sembilan hari mendatang, masa penahanan perpanjangan pertama akan selesai.
Menurut pengakuan Hidayat Bustam, pengacara Jessica, perempuan yang diduga menaruh sianida ke kopi milik Mirna itu sedang menghitung sisa-sisa perkembangan perkara yang dijalaninya. Meski begitu, Jessica tak merasa gembira.
" Siapa bilang (Jessica gembira), dia menghitung hari. Dia harus keluar lho, tinggal sembilan hari lagi," kata Bustam di Polda Metro Jaya, Selasa 19 April 2016.
Menurut Bustam, jika nanti masa penahanan Jessica diperpanjang kembali, maka kepolisian harusnya menaati rekomendasi jaksa penuntut umum (JPU).
Seandainya rekomendasi itu tidak menghasilkan petunjuk dan bukti penguat, maka masa perpanjangan masa hukuman yang kedua akan mubazir.
" Apakah diperpanjang lagi atau tidak, harus disesuaikan dengan petunjuk jaksa yang harus dipenuhi. Kalau tidak, percuma saja diperpanjang," ucap dia.
Menurut Bustam, tidak ada alat bukti yang mengarah pada keterlibatan Jessica. Bahkan, dia optimis berkas yang diserahkan ke Kejaksaan Tinggi DKI akan dikembalikan kembali.
Selama ini, lanjut Bustam, Jessica optimistis dapat lolos dari jerat hukum yang akan menimpanya. Tetapi, dia menyimpan kekhawatiran mengenai kasus yang menimpanya.
" Dia takut, kalau orang yang berbuat itu ketauan mimik mukanya. Kalau Jessica ini tenang, ngga ada perbuatan yang dilakukan Jessica, kasihan dia," ucap dia. (Ism)
© Dream
Dream - Lama mendekam di ruang tahanan membuat Jessica Kumala, tersangka kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, tak nyaman.
Salah satu yang membuat tidak nyaman Jessica adalah kamar selnya yang bau.
" Ruangannya bau, siapa sih yang kuat, kamarnya Jessica kecil," kata Hidayat Bustam.
Hidayat juga menyebut, meski ditempati sendiri, sel tersebut juga menyebabkan Jessica mandi keringat. Sebab, seperti kebanyakan sel tahanan, tidak terdapat fasilitas pendingin ruangan.
" Ya jelas keringetan. Biasa pakai AC sekarang enggak," ucap dia.
Hidayat menambahkan, rasa tak nyaman Jessica di dalam tahanan juga bertambah. Sebab, Jessica juga mulai merasakan kerinduan beraktivitas secara bebas.
" Dia tadi bersama ibunya. Dia ngobrol kangen. Ya begitu lah ingin pulang menghirup udara bebas," kata dia.
Advertisement
Mikroplastik Masuk Tubuh Ibu Hamil dan Plasenta Janin di Makassar

5 Persen Bisa Mengubah Wajah Senayan, Siapa Bertahan?

Siti Hasmah Wafat di Usia 100 Tahun, 70 Tahun Temani Mahathir

Festival Musik Lebih Ramah Lingkungan, Intip Cara Seru Coachella dan Glastonbury

Safari Politik Jokowi: Dari Solo ke PSI


5 Makanan yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Bersamaan dengan Kopi, Bisa Ganggu Pencernaan

Bakteri dalam Kimchi Diduga Bisa Membantu Mengeluarkan Nanoplastik dari Tubuh

Bukan 2026, Negara-Negara Ini Masih Menggunakan Kalender dengan Tahun yang Berbeda

Sempurnakan Kriteria FCA, Hari Ini 92 Saham Keluar dari Papan Pemantauan Khusus BEI

Mikroplastik Masuk Tubuh Ibu Hamil dan Plasenta Janin di Makassar


Jarang Jalan Kaki Bisa Berdampak pada Tubuh, Ini 6 Perubahan yang Perlu Diwaspadai