Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
(Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream – Banyak orang menyukai makanan manis padahal manusia tidak boleh terlalu banyak mengonsumsi gula. Maksimal takaran gula yang boleh dimakan dalam sehari tak lebih dari 50 gram atau sekitar empat sendok makan saja.
Sementara data menunjukkan rata-rata satu orang bisa memakan sekitar tiga kali lipat dari yang dianjurkan.
Mengonsumsi gula berlebihan dalam jangka panjang akan merusak kesehatan kita. Penulis buku The End of Dieting, Dr.Joel Fuhrman, bahkan mengatakan dampak kelebihan gula sama membahayakannya seperti merokok.
Diet gula tak berarti jika dilakukan selama beberapa hari saja. Diet gula harus dilakukan setiap hari untuk mendapatkan manfaat kesehatan. Siap unruk mengurangi gula dalam pola makan Anda? Berikut ini contoh menu dalam sehari dari laman dailyburn.com:
SARAPAN
Menu: Sereal atau oatmeal dengan tambahan buah
Pilih sereal yang terbuat dari gandum. Pada oatmeal jangan tambahkan gula. Untuk memberi rasa manis, sertakan buah-buahan segar seperti pisang, strawberi, atau blueberry.

MAKAN SIANG
Menu: Ayam/Ikan Bakar atau Tahu dan Salad Sayuran
Target Anda adalah memberi energi pada tubuh sekaligus menghindari kehilangan energi di sore hari, sesuatu yang biasa terjadi jika makan siang Anda penuh gula. Penuhi piring Anda dengan sayuran dan protein hewani atau nabati agar mendapatkan energi yang cukup untuk sepanjang hari.
CAMILAN SORE:
Menu: Kacang-kacangan Jam tiga sore bisa dikatakan jam kritis. Menurut ahli kesehatan, sekitar jam tiga ritme sirkadian kita mulai menurun dan tubuh akan terasa lemah. Wajar kalau pada jam ini Anda ingin mengunyah lagi.
Pilih makanan rendah kalori dan rendah gula sebagai caemilan sehat. Kacang-kacangan bisa jadi satu pilihan yang sempurna.
MAKAN MALAM
Menu: Beras merah dengan ayam dan sayuran
Kita memang sedang mengurangi gula dari karbohidrat sederhana, sedangkan yang bersumber dari karbohidrat kompleks tak masalah untuk dikonsumsi. Selain beras merah, Anda bisa memilih pasta gandum, atau ubi manis. Porsi yang tepat adalah sekitar satu gelas.
MAKANAN PENUTUP
Menu: Buah segar
Sekarang saatnya untuk memberi makna baru bagi makanan penutup. Ternyata buah adalah makanan penutup yang paling bergizi. Meski mengandung gula, buah-buahan juga kaya akan serat yang membuat proses pelepasan gula dalam darah menjadi lebih panjang, juga antioksidan yang baik untuk sel-sel tubuh.

Dukung pola makan sehat Anda dengan mengonsumsi suplemen yang tepat. Pilih suplemen yang terbuat dari bahan-bahan alami sehingga aman bagi tubuh. Melabic adalah suplemen herbal yang terbuat dari 100 persen gabungan bahan alami yang berfungsi untuk mengendalikan kadar gula dalam darah.
Selain itu Melabic juga dapat menurunkan tingkat kolesterol. Mengonsumsi satu kapsul Melabic setiap harinya sama dengan makan sayur-sayuran satu piring penuh. Informasi lebih lanjut klik di sini.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya


Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking