(Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream – Banyak orang menyukai makanan manis padahal manusia tidak boleh terlalu banyak mengonsumsi gula. Maksimal takaran gula yang boleh dimakan dalam sehari tak lebih dari 50 gram atau sekitar empat sendok makan saja.
Sementara data menunjukkan rata-rata satu orang bisa memakan sekitar tiga kali lipat dari yang dianjurkan.
Mengonsumsi gula berlebihan dalam jangka panjang akan merusak kesehatan kita. Penulis buku The End of Dieting, Dr.Joel Fuhrman, bahkan mengatakan dampak kelebihan gula sama membahayakannya seperti merokok.
Diet gula tak berarti jika dilakukan selama beberapa hari saja. Diet gula harus dilakukan setiap hari untuk mendapatkan manfaat kesehatan. Siap unruk mengurangi gula dalam pola makan Anda? Berikut ini contoh menu dalam sehari dari laman dailyburn.com:
SARAPAN
Menu: Sereal atau oatmeal dengan tambahan buah
Pilih sereal yang terbuat dari gandum. Pada oatmeal jangan tambahkan gula. Untuk memberi rasa manis, sertakan buah-buahan segar seperti pisang, strawberi, atau blueberry.

MAKAN SIANG
Menu: Ayam/Ikan Bakar atau Tahu dan Salad Sayuran
Target Anda adalah memberi energi pada tubuh sekaligus menghindari kehilangan energi di sore hari, sesuatu yang biasa terjadi jika makan siang Anda penuh gula. Penuhi piring Anda dengan sayuran dan protein hewani atau nabati agar mendapatkan energi yang cukup untuk sepanjang hari.
CAMILAN SORE:
Menu: Kacang-kacangan Jam tiga sore bisa dikatakan jam kritis. Menurut ahli kesehatan, sekitar jam tiga ritme sirkadian kita mulai menurun dan tubuh akan terasa lemah. Wajar kalau pada jam ini Anda ingin mengunyah lagi.
Pilih makanan rendah kalori dan rendah gula sebagai caemilan sehat. Kacang-kacangan bisa jadi satu pilihan yang sempurna.
MAKAN MALAM
Menu: Beras merah dengan ayam dan sayuran
Kita memang sedang mengurangi gula dari karbohidrat sederhana, sedangkan yang bersumber dari karbohidrat kompleks tak masalah untuk dikonsumsi. Selain beras merah, Anda bisa memilih pasta gandum, atau ubi manis. Porsi yang tepat adalah sekitar satu gelas.
MAKANAN PENUTUP
Menu: Buah segar
Sekarang saatnya untuk memberi makna baru bagi makanan penutup. Ternyata buah adalah makanan penutup yang paling bergizi. Meski mengandung gula, buah-buahan juga kaya akan serat yang membuat proses pelepasan gula dalam darah menjadi lebih panjang, juga antioksidan yang baik untuk sel-sel tubuh.

Dukung pola makan sehat Anda dengan mengonsumsi suplemen yang tepat. Pilih suplemen yang terbuat dari bahan-bahan alami sehingga aman bagi tubuh. Melabic adalah suplemen herbal yang terbuat dari 100 persen gabungan bahan alami yang berfungsi untuk mengendalikan kadar gula dalam darah.
Selain itu Melabic juga dapat menurunkan tingkat kolesterol. Mengonsumsi satu kapsul Melabic setiap harinya sama dengan makan sayur-sayuran satu piring penuh. Informasi lebih lanjut klik di sini.
Advertisement
Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara



Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Mengapa Kaki Kecil Pernah Dianggap Cantik di China? Sejarah Tradisi Ikat Kaki yang Menyakitkan

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Cara Berhenti Minum Minuman Manis dalam 14 Hari, Ikuti Langkah Sederhana Ini