Dream - Ketua Dewan Pengawas Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Yuslam Firdaus, menyebut biaya haji yang selama ini dikenakan pada calon jemaah sebenarnya tidak mencukupi biaya sebenarnya.
Jika dihitung dari kebutuhan riilnya, kata Yuslam, biaya sebetulnya yang dihabiskan jemaah selama 40 hari berada di Tanah Suci seharusnya mencapai Rp70 juta.
Mengutip Keputusan Presiden No 8 Tahun 2017 tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1438 H atau 2017 dan diikuti dengan penetapan Keputusan Menteri Agama No 197 Tahun 2017 tentang pembayaran BPIH rata-rata jemaah haji tahun ini harus membayar biaya senilai Rp 34.890.312.
" Biaya haji riilnya itu dua kali lipat dari yang dibayar jemaah," kata Yuslam di Jakarta, Selasa, 10 Oktober 2017.
Yuslam mengatakan calon jemaah haji selama ini diminta membayar dana haji rata-rata sebesar Rp35 juta. Jika hanya mengandalkan setoran, besaran dana tersebut tidak dapat menutupi seluruh kebutuhan jemaah.
" Jemaah haji tinggal di Mekah dan Madinah selama 40 hari, mendapatkan fasilitas over service, tapi biaya Rp35 juta," kata Yuslam.
Lantas, untuk menutupi kekurangan tersebut, Yuslam menerangkan dana yang digunakan berasal dari hasil investasi dana haji dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Berdasarkan data BPKH, nilai manfaat dari investasi dana haji yang diberikan pemerintah sebesar Rp25 juta dan APBN sebesar Rp5 juta per jemaah.
(Sah)
Advertisement
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres

Seluruh Sektor Kompak Menguat, IHSG Tancap Gas di Penutupan Sesi I

Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru

Sempat Terpeleset 20 Menit, IHSG Bergerak Menguat di Paruh Pertama Perdagangan


Berapa Lama Harus Bisa Plank Sesuai Usia? Ini Patokan untuk Usia 18 hingga 60 Tahun ke Atas

7 Makanan yang Sering Dianggap Tidak Sehat, Padahal Kaya Nutrisi

Ingin Meningkatkan Rasa Mencitai Diri Sendiri? Coba Ubah Cara Mengingat Masa Lalu

Tuban dan Canggu Ada di Jawa dan Bali, Mengapa Nama Tempatnya Bisa Sama?

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Bahlil Lahadalia: Dulu Sopir Angkot, Kini Setir Dua Pos Menteri