Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk meletakkan batu pertama proyek light rail transit (LRT) tahun ini.
“ Beliau maunya tahun ini sudah harus groundbreaking. Juni sudah harus lelang,” kata Ahok usai bertemu Jokowi di Kantor Presiden, pekan lalu, seperti dikutip dari laman situs Sekretariat Kabinet, Senin, 18 Mei 2015.
Menurut Ahok, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga akan menggandeng perusahaan Jepang untuk pengadaan LRT ini dan perusahaan Tiongkok untuk menggarap infrastruktur di bawah rel. Sedang dana proyek pembangunan pola transportasi massal akan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) untuk membangun infrastruktur bawah.
Sementara itu, Badan Usaha Milik Negara dan Badan Usaha Milik Daerah yang ikut dalam proyek itu akan mengoperasikan LRT dan mendapat keuntungan dari pembelian tiket.
Rencananya, Pemprov DKI Jakarta akan membangun tujuh rute LRT dengan untuk biaya tiap satu rute sekitar Rp 7,5 triliun. Depo utama berada di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Tiap rute akan dilalui 20 rangkaian kereta LRT yang masing-masing bisa mengangkut 628 penumpang. Ketujuh rute meliputi:
1.Kebayoran Lama-Kelapa Gading (21,6 km),
2. Tanah Abang-Pulo Mas (17,6 km),
3. Joglo-Tanah Abang (11 km),
4. Puri Kembangan-Tanah Abang (9,3 km),
5. Pesing-Kelapa Gading (20,7 km),
6. Pesing-Bandara Soekarno-Hatta (18,5 Km), dan
7. Cempaka Putih-Ancol (10 km).
Advertisement

Mengapa Kekaisaran Romawi Pernah Memindahkan Pusatnya ke Konstantinopel dan Pecah Menjadi Dua

Tips Belajar Bahasa Baru dengan Aksara yang Berbeda Secara Cepat, Pahami Teknik yang Tepat

Hari yang Dihilangkan dalam Sejarah Manusia saat Pergantian Kalender

Penelitian Temukan Bahwa Cukup Tidur Benar-benar Bisa Bantu Mendongkrak Nilai

Apa Itu Teknik Layering pada Penggunaan Parfum? Ketahui Keajaiban dari Penggunannya

Aktor dan Aktris Korea yang Paling Sering Main di Netflix Original Series

Penelitian Temukan Bahwa Cukup Tidur Benar-benar Bisa Bantu Mendongkrak Nilai