Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Dua Indeks Syariah Kembali Menguat Pada Penutupan Perdagangan Hari Ini, Selasa 15 Agustus 2017.
Dream - Sentimen positif mulai banyak mengalir ke lantai bursa. Penguatan indeks syariah terus berlanjut meski sebagian bursa regional bergerak variatif.
Pemodal semakin percaya diri melantai di bursa saham setelah investor asing akhirnya kembali melakukan aksi beli saham. Nett buy asing tercatat pada dua indeks acuan saham syariah di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Pada penutupan apan perdagangan harian BEI, Selasa 15 Agustus 2017, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI), menguat 0,868 poin (0,47%) ke level 185,672. Penguatan indeks ini bermula dari pembukaan perdagangan di mana indeks ini menghijau di level 185,152 dan berada di titik puncak di 186,137.
Kondisi ini tak jauh berbeda dengan indeks bluechip syariah, Jakarta Islamic Index (JII). Indeks JII naik 2,508 poin (0,34%) ke level 747,286 setelah pagi tadi dibuka menguat di level 746,614.
Transaksi perdagangan saham syariah juga lebih marak dan mencetak kenaikan nilai pada hari ini. Dari 68,32 juta saham yang beralih tangan, nilai transaksi perdagangan mencapai Rp 3,33 triliun.
Investor asing akhirnya membukukan nilai beli bersih Rp46,92 miliar pada saham-saham syariah.
Berbeda dengan hari sebelumnya, kali ini ada satu indeks yang memerah, yaitu industri aneka yang turun 0,22 persen.
Sisanya masih menarik investor untuk memainkan sahamnya. Indeks yang naik tertinggi adalah barang konsumsi sebesar 1,03 persen, pertambangan 0,91 persen, dan perdagangan 0,83 persen.
Emiten-emiten keping biru syariah top gainer kali ini adalah LPPF yang harga sahamnya naik Rp275, UNTR Rp275, EXCL Rp90, INDF Rp75, dan ICBP Rp50.
Sebaliknya, yang menjadi top loser adalah TPIA yang harga sahamnya turun Rp175, AALI Rp150, PTBA Rp75, SMGR Rp75, dan WIKA Rp30.
Dari pasar uang, nilai tukar rupiah cenderung stagnan. Saat perdagangan ditutup, nilai kursnya sama dengan pembukaan, yaitu Rp13.347 per dolar AS.(Sah)
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya