Ilustrasi
Dream - Jakarta terancam menghadapi masalah baru. Bukan kemacetan yang memang sudah jadi menu sehari-hari, ibukota negara ini ternyata memiliki masalah keterbatasan lahan pemakaman.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melaporkan lahan pemakaman yang harus dibebaskan untuk kebutuhan pemakaman penduduk ibukota mencapai 794 hektare. Dari kebutuhan tersebut, areal yang sudah tersedia baru mencapai 611 hektare, kurang 183 hektare.
Menghadapi kekurangan lahan tersebut, Dinas Kehutanan DKI Jakarta mengaku telah mengalokasikan anggaran Rp400 miliar untuk pengadaan lahan makan tahun 2018.
Dana tersebut belum menyertakan luas lahan pemakaman yang akan dibebaskan. Luas lahan akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran.
Kepala Dinas Kehutanan DKI Jakarta, Djafar Muchlisin mengatakan nilai lahan di setiap daerah berbeda-beda.
" Kami anggarkan Rp 400 miliar tahun ini untuk beli lahan makam. Tapi untuk luasan kita tidak bisa tentukan," ujar Djafar seperti dikutip dari laman beritajakarta.id.
Menurut Djafar, hampir setiap tahun Pemprov terus menambah lahan pemakaman. Harapannya target luas lahan 794 hektare dapat tercapai.
Selain membeli lahan, tahun ini Dinas Kehutanan juga melakukan pematangan lahan di beberapa lokasi. Khususnya di lokasi-lokasi yang lahannya telah dibebaskan pada tahun-tahun sebelumnya.
" Karena memang ada lahan yang kondisinya masih rawa," tandasnya.
(Sah)
Advertisement

Tak Peduli Laki-Laki atau Perempuan, Ini Alasan Mengapa Setiap Orang Harus Bisa Memasak

Mengapa Orang Bersepeda Lebih Banyak Menggunakan Pakaian yang Ketat?

Budaya Ngopi di Indonesia Serta Sejarah Masuk Minuman Hitam Nan Nikmat Ini
7 Makanan yang Sering Dikira Ultra-Processed Food, Padahal Belum Tentu

Dead Butt Syndrome: Ketika Terlalu Lama Duduk Membuat Otot Bokong “Lupa” Bekerja

Orang Indonesia Sebenarnya Tergolong Ras Apa? Ketahui Faktanya di Sini

Kapan Waktu Terbaik Minum Kopi agar Tetap Berenergi tetapi Tidak Mengganggu Tidur?