Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Bursa Saham
Dream - Investor pemilik saham-saham syariah yang sudah menginvestasikan dananya selama lima tahun patut bersyukur. Otoritas pasar modal Indonesia mengungkapkan pertumbuhan indeks saham syariah yang pertama kali terbit tahun 2009 telah tumbuh sebesar 40 persen.
Artinya, jelas Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Frederica Widyasari Dewi, para investor efek halal ini paling tidak sudah meraih untung 40 persen dari uang yang diinvestasikannya tersebut.
" Jadi, buat bapak ibu yang sudah beli saham syariah sejak itu, sudah dapat return segitu," ujar Frederica saat ditemui dalam acara Halal bi Halal Komunitas Keuangan Syariah di Gedung BEI, Jakarta, Rabu, 26 Agustus 2014.
Menurut Frederica, saat ini sudah ada 326 saham yang dianggap layak masuk Daftar Efek Syariah (DES). Dari jumlah tersebut, hanya 307 saham yang menjadi anggota Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI).
" Sebelumnya, pada tahun 2007, baru 172 saham syariah," ungkapnya.
Pertumbuhan saham syariah di tanah air juga terus bertumbuh pesar. Kapitalisasi pasar syariah saat ini tercatat sudah menguasai 60 persen dari total kapitalisasi pasar saham senilai Rp 5.200 triliun.
" IHSG naik 20 persen, tertinggi kedua setelah India. Capital market kita sekarang naik Rp 900 triliun menjadi Rp 5.200 triliun. Capital market syariah 60 persen begitu juga volumenya," paparnya.
Melihat potensi yang sangat besar tersebut, manajemen BEI memastikan akan terus memberikan penekanan terhadap pengembangan pasar modal syariah. BEI yakin minat masyarakat Indonesia akan tinggi terhadap produk syariah.
" Ketika masuk ke masyarakat dengan pendekatan syariah maka akan lebih diterima. Kami bisa lihat di daerah-daerah hasilnya," tandas Frederica.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya