Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Shutterstock)
Dream – Kebutuhan hunian yang kini semakin tinggi berbarengan dengan meningkatnya jumlah kelahiran di Tanah Air. Dengan bertambahnya jumlah pendudukan, pasokan tempat tinggal tak bisa mengimbangi.
Masalah semakin pelik karena stok rumah yang ada tak dijual rumah. Tak semua orang sanggup membeli rumah-rumah itu.
Bahkan, ada anggapan generasi milenial yang kisarannya usianya 25 tahun-37 tahun tak bisa membeli rumah di Jakarta karena penghasilannya tak sebanding dengan harga rumah.
Benarkah?
![]()
Country General Rumah123.com, Ignatius Untung, membenarkan studi yang menyebut generasi milenial yang penghasilannya kurang dari Rp20 juta per bulan takkan sanggup membeli rumah.
“ Ya, memang kalau di Jakarta mungkin (tak bisa beli),” kata Untung di Jakarta, Rabu 20 Desember 2017.
Bahkan, kata dia, harga apartemen di bawah Rp400 juta juga sulit ditemukan di Jakarta.
Meski begitu, harapan untuk membeli rumah masih ada di wilayah Jabodetabek yang harganya masih di bawah Rp400 juta.
" Kalau di pinggiran Jakarta masih mungkin kok," kata dia.
Untung berpesan kepada generasi milenial untuk tidak takut membeli rumah. Nilainya sama saja dengan kos atau kontrak rumah.
“ Bedanya, kalau nyicil rumah itu, kan, nantinya untuk kita. Kalau sewa, tidak dapat apa-apa,” kata dia.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya