Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pimpinan Toshiba Corporation, Shigenori Shiga, Mendadak Resign. (Foto: CNN Money)
Dream – Pimpinan Toshiba Corporation, Shigenori Shiga, mendadak mengundurkan diri. Pengunduran ini akibat investasi Toshiba di bisnis nuklir bermasalah.
Dilansir dari CNN Money, Kamis 16 Februari 2017, pengunduran ini dilakukan pada Selasa 14 Februari 2017 setelah perusahaan mengumumkan investasi sebesar US$6,3 miliar (Rp83,91 triliun) di Amerika Serikat, bermasalah.
Angka ini membuat raksasa teknologi Jepang ini merugi US$4,4 miliar (Rp58 triliun) hingga 31 Desember 2016. Kerugian yang memicu kekhawatiran dari berbagai pihak apakah perusahaan tersebut bisa bertahan atau tidak.
Pengumuman secara mendadak ini membuat harga saham Toshiba anjlok 10 persen sejak pengumuman laporan keuangan itu.
Pada akhir Desember 2016, Toshiba memang telah diperingatkan akan potensi kerugian miliaran dolar AS jika berinvestasi di bisnis nuklir di bisnis konstruksi nuklir yang didapatnya pada tahun 2015. Ternyata, angka kerugiannya lebih besar daripada yang ditakutkan.
Perusahaan tersebut pun mempertimbangkan untuk menjual saham di bisnis memory chip untuk menggalang pendanaan. Toshiba mengatakan angka yang diumumkan ini hanyalah sementara. Namun, tidak bisa diprediksi apakah audit bisa dilaporkan bulan depan karena mereka fokus menginvestigasi proses akuntansi divisi nuklir di Amerika Serikat. Toshiba mengakui investasi di sektor nuklir ini salah langkah.
“ Kami bisa merevisi bisnis nuklir pada masa depan jika dibutuhkan,” kata CEO Toshiba, Satoshi Tsunukawa.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya