Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
Ilustrasi Zakat.
Dream - Zakat merupakan salah satu cara untuk mengentaskan kemiskinan. Namun, keberadaan zakat pun belum mampu untuk menekan angka kemiskinan.
Nahdatul Ulama (NU) pun membeberkan penyebab zakat tidak bisa mengeluarkan masyarakat dari jurang kemiskinan.
" Mayoritas penyaluran zakat yang ada sekarang ini adalah konsumtif," kata Ketua Baznas Kota Malang, Fauzan Zenrif, dalam sarasehan ilmiah di Pati, Jawa Tengah, dilansir dari situs NU, Senin 9 Mei 2016.
Fauzan mengatakan sekali zakat diberikan, tugas amil zakat seolah-olah rampung. Amil zakat tidak memantau secara kontinu nasib orang miskin penerima zakat. Pola semacam ini sulit diharapkan bisa membawa perubahan signifikan dalam peningkatan ekonomi umat.
" Mereka akan tetap miskin dan tertinggal," kata dia.
Fauzan mencontohkan, Baznas Malang punya pendapatan sebesar Rp3 miliar per tahunnya dan mampu memberdayakan orang-orang miskin sebanyak 8 ribu orang dengan berbasis komunitas.
Orang-orang miskin ini dibuatkan komunitas tertentu untuk meningkatkan produktivitasnya, sehingga mereka bisa berdaya, baik secara mental maupun finansial.
Misalnya, ada komunitas petani, komunitas industri rumahan, komunitas kerajinan, dan komunitas lain dibentuk untuk mengkoordinasi dan mendorong transformasi pemikiran dan keahlian.
" Mereka bisa bersinergi dan berkelindan dalam mencukupi kebutuhan komunitas," kata dia. (Ism)
Advertisement
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane


Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series