Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Dream - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menerima penghargaan Tokoh Syariah 2015 kalangan profesional dari Majalah Investor. Penghargaan diserahkan langsung oleh Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman D. Hadad di Hotel Le Meridien, Jakarta.
Selain Menteri Keuangan, penghargaan Tokoh Syariah 2015 juga diberikan kepada Komaruddin Hidayat dari kalangan akademisi, serta Oni Sahroni dari kalangan ulama. Penghargaan Tokoh Syariah 2015 sendiri diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh-tokoh yang berperan dalam pengembangan industri syariah di tanah air.
Usai menerima penghargaan, Bambang mengungkapkan dalam kaitannya dengan keuangan syariah di tanah air, ia memberikan perhatian pada pengembangan sukuk sebagai salah satu instrumen pembiayaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“ Fokus saya di islamic public finance, jadi keuangan negara yang berbasis Islam, baik dari segi pembiayaan, dalam hal ini melalui sukuk, apakah itu sukuk dalam US Dolar, dalam rupiah, maupun sukuk ritel,” katanya dalam laman situs Kementerian Keuangan, Kamis, 20 Agustus 2015.
Bambang pun berharap, ke depan, para penggiat ekonomi syariah dapat terus mengembangkan keuangan syariah, sehingga Indonesia dapat meningkatkan perannya sebagai salah satu negara basis keuangan syariah.
“ Dengan mengembangkan islamic public finance disamping islamic finance, maka kami yakin peran Indonesia sebagai salah satu hub dalam bidang islamic finance akan semakin besar,” tandasnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun