Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pulau Real Madrid (sumber: Http://www.qijefiteb.esfh.ir)
Dream - Pemerintahan Ras Al Khaimah (RAK) terus menggelar negosiasi dengan sejumlah mitra potensial untuk kembali mengembangkan pulau buatan di lepas pantai salah satu emirat di Uni Emirat Arab itu.
Pulau buatan ini semula dirancang menjadi resor bertema sepak bola, hasil kerja sama dengan klub raksasa Spanyol Real Madrid bernilai US$1 miliar.
Pulau tersebut adalah salah satu dari empat pulau di kepulauan Al Marjan dan merupakan pulau terakhir yang dikembangkan.
Mengutip laman Arabianbusiness, Sabtu, 30 Agustus 2014, dunia sepak bola sempat heboh ketika Real Madrid menandatangani kesepakatan bersama pemerintah RAK dan RAK Marjan Island Football Investment Fund pada tahun 2012. Kesepakatan itu berupa kerjasama pembangunan resor seluas 50 hektar.
Di dalam pulau tersebut akan akan dibangun stadion dan museum yang didedikasikan untuk Real Madrid, marina dan sebuah hotel mewah.
Proyek ambisius ini dijadwalkan selesai pada Januari 2015. Namun, proses konstruksi yang tak kunjung dimulai membuat Real Madrid membatalkan rencana tersebut pada September 2013. Klub bertabung bintang sepakbola ini menilai penyelenggara proyek ingkar dalam pembayaran.
" Kami sedang dalam negosiasi dengan sejumlah pihak yang yang ingin membangun pulau tersebut," kata sebuah sumber yang dekat dengan rencana pembangunan kepada Arabianbusiness.
Sumber itu tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang siapa mitra potensial yang dimaksud atau kapan kesepakatan akan dilakukan.
Kemungkinan kesepakatannya mengandung unsur perhotelan, mengingat sejumlah hotel baru saja dibuka di tiga pulau lainnya.
Hotel-hotel itu termasuk Rixos Bab Al Bahr, DoubleTree by Hilton and Al Marjan Island Resort & Spa. Bin Majid Hotels berencana untuk membuka Santorini Hotel pada tahun 2015, sementara DoubleTree by Hilton diperkirakan membuka hotel di tahun yang sama.
Ras Al Khaimah sedang investasi besar-besaran di bidang pariwisata karena berusaha melakukan diversifikasi ekonomi. Otoritas Pengembangan Pariwisata RAK melaporkan bahwa 330.000 wisatawan mengunjungi emirat tersebut pada semester pertama tahun ini, menyumbang pendapatan negara sebesar US$119 juta. Tingkat hunian hotel di RAK mencapai lebih dari 64 persen.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya