Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menetapkan 11 anggota Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) baru. Penetapan itu tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 66/P Tahun 2015 yang ditandatangani pada 30 Juli 2015.
Ke-11 anggota ini terdiri dari delapan orang unsur masyarakat dan tiga orang unsur pemerintah. Beberapa unsur pemerintah yang terlibat berasal dari Kementerian Agama, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Dalam Negeri.
Dikutip dari laman setkab.go.id, Selasa, 11 Agustus 2015, dokumen pengangkatan tersebut sudah diserahkan kepada Kementerian Agama. Selanjutnya, Kementerian Agama akan segera memberikan tindak lanjut atas dokumen tersebut.
" Tindak lanjut yang akan segera diagendakan Kementerian Agama adalah pengucapan sumpah jabatan anggota BAZNAS di hadapan Menteri Agama. Kementerian Agama juga memfasilitasi rapat pemilihan Ketua dan Wakil Ketua BAZNAS di antara 11 orang anggota yang telah diangkat," ujar Kasubdit Pengawasan Lembaga Zakat Kementerian Agama Fuad Nasar.
Berikut daftar 11 anggota BAZNAS periode 2015-2020:
1. Bambang Sudibyo (mantan Menkeu)
2. Zainulbahar Noor (mantan Dubes RI untuk Yordania)
3. Mundzir Suparta (mantan Irjen Kemenag)
4. Masdar Farid Mas’udi (PBNU)
5. Ahmad Satori Ismail (Ketua Umum Ikatan Dai Indonesia/IKADI)
6. Emmy Hamidiyah (Direktur Eksekutif BAZNAS)
7. Irsyadul Halim
8. Nana Mintarti (Dompet Duafa)
9. Machasin (Kemenag)
10. Nuryanto (Kemendagri)
11. Astera Primanto Bhakti (Kemenkeu).
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya