Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Rupiah dan Indeks Syariah Kompak Melemah

Reporter : Syahid Latif
Kamis, 23 Juli 2015 16:26
Rupiah dan Indeks Syariah Kompak Melemah
IHSG yang sempat menguat akhirnya terseret aksi jual investor.

Dream - Tekanan jual pelaku pasar akhirnya menumbangkan indeks saham syariah. Koreksi terjadi justru di saat bursa saham regional berbalik menguat.

Investor asing yang mengawali perdagangan perdana usai libur Lebaran juga kembali melepas portofolionya.

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis, 23 Juli 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) terpeleset 0,254 poin (0,16%) ke level 157,226.

Sepanjang perdagangan ISSI mendekam di zona merah. ISSI hanya mampu mengukir level tertinggi di 157,422 dan sempat tersungkur ke posisi 156,867.

Meski mendominasi, penguatan harga saham dari 82 emiten syariah tak sangggup mengangkat ISSI ke zona hijau. ISSI justru terseret arus pelemahan dari 75 emiten.

Hasil yang sama diperoleh indeks saham bluechips syariah. Terpangkas 2,054 poin (0,31%), Jakarta Islamic Index (JII) ditutup melemah di level 656,337.

Turunnya harga saham dari emiten yang kemarin diterpa sentimen ramadan membuat JII tak bisa berkutik. Tercatat 13 emiten syariah ditutup melemah dan 2 lainnya bertahan stagnan.

Penghuni JII sebetulnya lebih banyak dihuni deretan emiten-emiten yang bergerak naik. Separuh emiten JII sore ini ditutup menguat.

Bluechips syariah yang menyeret JII ke zona merah adalah ICBP yang melemah Rp 575. Diikuti LPPF yang turun Rp 475, AALI Rp 450, SCMA Rp 130, dan SMGR Rp 100 per saham.

Deretan top gainer JII kali ini dihuni SILO yang naik Rp 750, INTP Rp 650, UNTR Rp 275, ITMG Rp 225, dan PTPP Rp 135 per saham.

Penutupan di zona negatif juga dialami Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Indeks acuan pasar modal di tanah air ini turun tipis 3,844 poin (0,08%) ke level 4.902,845.

IHSG sebetulnya sempat menguat dan menyentuh level tertinggi 4.913,042. Namun aksi jual investor pada saham di sektor industri aneka, infrastruktur, dan keuangan menyeret IHSG kembali ke zona merah.

Transaksi perdagangan saham relatif sepi dengan hanya mencetak nilai Rp 3,89 triliun dari 40,39 miliar saham yang berpindahtangan.

Perdagangan kali ini pun ditandai aksi jual pemodal asing dengan nett sell Rp 137,9 miliar.

Dari pasar keuangan, nilai tukar rupiah kembali menghadapi tekanan. Rupiah yang melemah sepanjang hari ini ditutup turun 75 poin (0,75%) menjadi 13.445 per dolar AS.

Beri Komentar