Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sehabis Makan (bariatricpal.com)
Dream - Banyak orang menganggap makan adalah sebuah aktivitas biasa yang tidak perlu diperhatikan secara khusus. Sebab, kebanyakan orang mengira makan adalah naluri yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan.
Padahal, ada beberapa aktivitas yang ternyata tidak baik untuk dilakukan setelah makan karena akan berakibat buruk pada kesehatan.
Dilansir oleh BrightSide.me, berikut adalah lima aktivitas yang tidak boleh dilakukan setelah makan:
1. Mandi

Ketika kita mandi, suhu tubuh sedikit meningkat. Untuk mengatasi hal ini, tubuh mengirim darah sedikit lebih banyak dari biasanya ke bagian lain, terutama tangan dan kaki.
Akibatnya, darah dalam perut menjadi berkurang. Padahal, saat itu darah sedang dibutuhkan untuk mencerna makanan.
Hal ini dapat mengganggu proses pencernaan dan metabolisme. Waktu terbaik untuk mandi setelah makan adalah 30 menit.
2. Minum teh

Selain merokok, orang-orang banyak yang minum teh setelah makan. Padahal, minum teh setelah makan adalah kebiasaan yang salah, karena berdampak buruk pada kesehatan, terutama sistem pencernaan.
Teh akan mengganggu penyerapan zat besi, salah satu mineral yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.
Karena itu, anak-anak, wanita hamil, dan orang-orang yang kekurangan zat besi, tidak disarankan untuk langsung minum teh setelah makan.
Ketika ingin minum teh, beri jarak minimal satu jam setelah makan.
3. Tidur

Ngantuk adalah salah satu efek yang muncul setelah makan. Rasa ngantuk itu akan semakin menjadi jika seseorang makan terlalu banyak.
Cobalah untuk tidak makan secara berlebihan dan jangan langsung tidur sesudah makan. Alasannya, pencernaan akan terganggu dan perut berpotensi untuk kembung karena makanan tidak bisa dicerna dengan baik dan sempurna.
Selain itu, penelitian membuktikan tidur setelah makan siang atau makan malam bisa meningkatkan risiko kena stroke.
Pakar kesehatan menyarankan untuk pergi tidur dua jam setelah makan.
4. Latihan olah raga

Olah raga dapat membuat badan seseorang menjadi lebih sehat. Namun, para ahli kesehatan menyarankan untuk tidak latihan olah raga setelah makan.
Melakukan aktivitas olah raga dalam keadaan perut kenyang bisa menimbulkan rasa tidak nyaman, seperti cegukan dan mual. Bahkan bisa mengakibatkan masalah kesehatan serius seperti meningkatnya risiko trauma dan kejang.
Jika tidak sabar melakukan olah raga setelah makan, tunggulah paling tidak dua jam.
5. Merokok

Hampir semua sistem dalam tubuh kita terlibat selama proses pencernaan aktif. Pada titik ini, nikotin akan diserap dengan kekuatan ganda, sehingga akan meningkatkan semua efek yang berbahaya.
Selain itu, penelitian membuktikan bahwa tembakau dapat memblokir penyerapan vitamin dan mineral, termasuk kalsium dan vitamin C dan D.
Hal itu tentu saja sangat merugikan tubuh kita. Karena itu lebih baik Anda berhenti merokok secara total.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya