(shutterstock.com)
Dream - Muncul sesak napas tiba-tiba, dada terasa sakit dan seperti tertiban benda yang sangat besar. Gejala ini bisa muncul kapan saja. Terkadang disertai sensasi seperti tersedak atau mati rasa.
Durasinya bisa hanya hitungan detik, lalu mereda. Kondisi ini tak boleh dianggap sepele. Harus segera berkonsultasi dengan dokter untuk mencari tahu penyebabnya.
" Banyak faktor yang membuat orang mengalami nyeri dada. Antara lain heartburn, angina, serangan jantung atau bisa juga karena kondisi psikologis. Stres yang menyebabkan serangan panik," ungkap Richard N. Fogoros, seorang dokter jantung, dikutip dari Verywell.
Kondisi nyeri dada harus selalu diwaspadai. Menurut Fogoros, harus selalu memperhatikan sifat nyeri tersebut. Bila nyerinya dari dada menjalar ke bahu, tangan leher atau bawah rahang bisa jadi pertanda serius.
" Terutama jika jika disertai napas yang tersengal dan sakitnya semakin memburuk setelah 15 menit. Jangan abaikan firasat buruk yang muncul dengan kondisi tubuh, kita yang paling tahu yang dirasakan tubuh," kata Fogoros.
Jangan menunda-nunda untuk memeriksakan diri. Pada beberapa kasus, telat dalam hiungan detik saja bisa sangat berdampak. Analisis medis dan penanganan yang cepat serta efektif akan sangat dibutuhkan untuk mencari tahu penyebab dan pengobatan yang tepat.
Advertisement

Cerita Panji: Kisah Cinta dari Jawa yang Menjelma Jadi Dongeng di Seluruh Asia Tenggara

Berat Badan Rata-Rata Bayi per Bulan: Panduan Grafik dan Perkembangannya yang Harus Diketahui

Cara Mengurangi Kebiasaan Jajan pada Anak dan Mulai Mengajari Cara Mengatur Keuangan


Mengapa Cara Membaca Aksara di Tiap Budaya Bisa Berbeda-beda?


Miliki Nama Sama, Apa Bedanya Suku Baduy di Sunda dan di Jazirah Arab?