5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Bayi
Dream - Growth spurt merupakan tahapan pertumbuhan maksimal pada bayi dan bisa berlangsung cepat, dalam satu malam. Bayi yang berada dalam tahap growth spurt ini tinggi dan berat badanya bertambah secara signifikan dalam waktu 24 jam.
Biasanya growth spurt terjadi pada bayi usia 10 hari, antara tiga hingga empat minggu, tiga bulan, lalu 6 dan 9 bulan. Ada juga yang mengalaminya ketika berusia 12 bulan.
" Bayi yang mengalami growth spurt, tingginya bisa bertambah 9 milimeter dalam satu malam," kata Michelle Lampl, seorang dokter dan peneliti dari Emory University, Atlanta, AS.
Ada tiga tanda khas saat bayi mengalami growth spurt. Para ibu bisa bersiap-siap dan tak perlu kaget saat bayi mengalami hal berikut.
1. Tidur lebih lama
Pada tahapan growth spurt, bayi akan tidur lebih lama dari biasanya. Tidur merupakan proses penting dalam pertumbuhan bayi. Saat tidur proses pertumbuhan bisa berjalan maksimal, terutama jika bayi cukup tidur. Untuk itu, tak perlu dibangunkan jika si kecil tidur lebih lama dari biasanya. Bayi biasanya akan bangun saat merasa lapar, dan Anda harus bersiap-siap menyusuinya.
2. Menyusu lebih sering
Ada beberapa bayi yang menyusu dan makan lebih banyak saat growth spurt. Meski sudah makan dan menyusu, bisa jadi si kecil meminta susu lagi dan selalu ingin mengunyah karena lapar. Proses pertumbuhan membutuhkan ekstra energi, karena itu pastika si kecil mendapat asupan yang cukup. Pada bayi yang masih ASI eksklusif, mereka biasanya akan lebih sering bangun untuk menyusu saat growth spurt.
3. Rewel
Pertumbuhan yang maksimal kadang membuat bayi merasa lelah dan tak nyaman dengan tubuhnya. Efeknya, bayi jadi lebih banyak menangis dan rewel. Memeluk dan menggendongnya jadi cara paling efektif untuk menenangkannya. Berikan juga pijatan dengan baby oil agar bayi merasa lebih tenang.
Sumber: Todays Parents
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?