5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream – Perut kembung tidak hanya terjadi pada orang dewasa saja, namun bayi juga bisa mengalaminya. Saat merasakannya, bayi cenderung rewel dan kerap menangis tanpa alasan.
Hal ini karena kondisi kembung membuat bayi merasa tidak nyaman. Sebenarnya hingga usia 3 bulan, kembung jadi hal yang akan sering terjadi pada bayi. Penyebabnya, karena saluran pencernaan bayi yang belum berfungsi secara sempurna.
Terdapat beberapa cara mengatasi perut kembung pada bayi yang bisa Bunda dan Ayah terapkan di rumah. Lantas, bagaimana mana caranya?
Yuk simak ulasan yang telah Dream rangkum dari berbagai sumber berikut ini.
© shutterstock.com
Salah satu ciri khas perut sedang kembung adalah akan mengeluarkan suara nyaring bila perut ditepuk perlahan. Langkah pertama yang bisa dilakukan yaitu dengan mengusap bagian perut si kecil.
Pastikan mengusapnya secara perlahan dan lembut. Gosoklah kedua telapak tangan terlebih dahulu hingga dirasa telah hangat. Kemudian usap-usapkan telapak tangan mulai dari punggung hingga ke pusar bayi.
Hal ini bertujuan untuk menghangatkan perut bayi dan membantu perut si kecil kembali seperti sedia kala. Tak hanya itu saja, dengan mengusap-usapnya nantinya mampu membantu si kecil untuk lebih sering buang angin.
Jika bayil sudah bisa membuang angin, secara perlahan maka kembungnya akan mereda. Pastikan Bunda dan Ayah tidak menekan terlalu keras pada saat mengusap-usap sebab hal tersebut bisa membuat si kecil merasa lebih sakit.
© pixabay.com
Selanjutnya, bisa mencoba melakukan pijatan lembut pada beberapa bagian tubuh bayi. Cobalah untuk memberikan pijatan lembut pada punggung, perut serta dada si kecil. Pastikan jangan terlalu keras dalam memijatnya.
Hal ini karena tubuh si kecil masih terlalu rapuh untuk bisa menerima kekuatan pijatan yang berlebih. Akan lebih baik lagi jika menggunakan minyak baik itu minyak esensial ataupun minyak telon saat memijatnya.
Tuang beberapa tetes minyak pada telapak tangan, kemudian gosok-gosokan sebentar pada telapak tangan. Selanjutnya, balurkan pada bagian tubuh bayi dan berikanlah mereka pijatan lembut serta perlahan. Usahakan memijat satu jam setelah si kecil selesai menyusu. Hentikan pemijatan jika si kecil tampak tidak nyaman atau bahkan menangis.
© pixabay.com
Salah satu penyebab perut kembung karena adanya udara atau gas yang terperangkap di dalam lambung. Pada bayi, kondisi ini biasanya kerap terjadi setelah si kecil minum ASI, susu formula ataupun makanan pendamping ASI.
Pada saat mengonsumsi makanan utama tersebut, secara tidak sadar udara ikut masuk ke dalam lambungnya. Berikutnya, cara mengatasi perut kembung bisa dengan menggendongnya dan posisikan tubuh si kecil menempel pada dada ayah atau ibu.
Setelah itu, tepuk-tepuk secara perlahan dan lembut punggung si kecil. Aktivitas tersebut ternyata sangat efektif untuk merangsang si kecil berserdawa.
© pixabay.com
Bisa mencoba menggerakkan kaki bayi untuk mengatasi perut kembungnya. Dengan menggerakkan kaki bayi seperti bersepeda, gas atau angin yang terjebak di dalam perutnya bisa dengan mudah keluar.
Gerakan kaki tersebut nantinya mampu menekan bagian perut bayi. Gas yang ada di dalamnya akan ikut terdorong ke atas hingga kerongkongan. Tak hanya efektif dalam mengatasi perut kembung, gerakan seperti mengayuh sepeda ini juga bisa menghilangkan rasa lelah pada si kecil.
© pixabay.com
Jika si kecil sudah kuat untuk tengkurap dalam waktu cukup lama, bisa ubah posisi dan biarkan selama beberapa menit tapi tetapt diawasai. Dengan posisi tengkurap, gas atau udara yang terperangkap di dalam perut akan mendapatkan tekanan dari berat badannya. Nantinya, gas atau udara tersebut akan keluar baik dengan berserdawa atau pun buang angin.
© pixabay.com
Cara mengatasi perut kembung selanjutnya yaitu dengan memperbaiki posisi bayi saat menyusui. Cobalah untuk memposisikan kepala bayi lebih tinggi dari perutnya. Baik itu saat menyusu menggunakan botol ataupun saat menyusui seacara langsung. Dengan posisi tersebut, susu akan lebih mudah masuk ke dalam perut dan udara nantinya akan menuju ke atas. Setelahnya, cobalah untuk menepuk ringan punggung si kecil agar memudahkan mereka untuk berserdawa. (mut)
(Sumber: Liputan6)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?