Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ful Medames, Makanan Khas Mesir Saat Ramadhan (Foto: Shutterstock)
Dream - Bulan Ramadhan sudah di depan mata. Sebagai umat muslim, tentunya kita menyiapkan diri untuk bisa menjalankan ibadah dengan sebaik-baiknya. Bulan ini memang selalu istimewa karena bakal ada sejumlah hidangan yang sepertinya memang dibuat khusus untuk momen Ramadhan.
Sebut saja kolak, es mentimun, lontong dan gorengan saus kacang, dan daging empal untuk hidangan sahur. Lalu bagaimana negara lain? Beberapa negara yang penduduknya mayoritas muslim juga memiliki hidangan khas saat Ramadhan.
Sahabat Dream mungkin ingin tahu menu-menu Ramadhan dan negara lain, simak yuk. Mungkin bisa jadi inspirasi untuk membuatnya sendiri di rumah.

Sup harira/ Foto: Shutterstock
Hidangan ini biasanya jadi menu buka puasa di Moroko. Terbuat dari tomat dan kacang lentil. Kuahnya sangat kental yang merupakan olahan tomat dihaluskan dan sangat kaya akan nutrisi. Bisa menyegarkan tenggorokan saat berbuka sekaligus kaya protein karena terbuat dari kacang.
Hidangan ini sebenarnya makanan sehari-hari di Bangladesh. Merupakan olahan kacang lentil dan bawang bombai, yang sangat kaya rempah. Adonan tersebut kemudian digoreng menjadi potongan-potongan kecil.

Piyaji/ Foto: Pinterest
Termasuk street food tradisional di Bangladesh. Banyak yang menjadikannya bekal untuk buka puasa selama perjalanan pulang dari kantor.
Bagi orang Mesir, hidangan ini wajib ada di meja makan. Saat cepat dibuat dan biasanya disajikan untuk sahur. Bahan utamanya adalah kacang-kacangan yang sangat kaya protein. Menyediakan energi yang baik untuk menopang aktivitas sepanjang hari, saat puasa.

Ful Medames kadang juga disajikan berbeda. Biasanya kacang ditambah tomat, bawang, dan ketumbar dengan sedikit jintan.
Merupakan minuman khas Ramadhan di banyak negara di di Timur Tengah. Lebih umum di Lebanon dan Suriah. Juga dapat ditemukan di Turki dalam sedikit variasi, yang dibuat dengan jus delima.

Penjual Erk Soos di Mesir/ Foto: Shutterstock)
Namun versi ini terbuat dari akar akar manis, dan disajikan pada saat berbuka puasa untuk memuaskan dahaga. Rasanya agak sedikit pahit, tetapi penduduk setempat sangat menyukai karena cara penyajiannya, dan mampu memuaskan dahaga secara 'ajaib'.
Sumber: Amaliah
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya