Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Merebaknya virus Corona telah mengubah kebiasaan hidup banyak orang. Kebiasaan yang paling terlihat adalah semakin banyak pemakaian masker serta lebih sering mencuci tangan.
Mencuci tangan dan menjaga kebersihan tidak hanya harus dilakukan ketika terjadi wabah virus mematikan. Kamu perlu melakukannya sehari-hari.
Menurut Educator & Trainer Mundipharma, Mery Sulastri, 80 persen infeksi tertular melalui tangan.
" Flu Singapura, pilek, MERS, ebola, SARS dan lain-lain, ditularkan melalui tangan," ujar Mery di Plataran Menteng, Jakarta Pusat, Kamis 27 Februari 2020.

Kebiasaan mencuci tangan semakin penting karena kita sering menyentuh benda yang penuh kuman dan bakteri seperti ponsel.
" Jumlah kuman paling banyak di handphone. Di pesawat terbang, kumannya 1000 kali lebih banyak daripada di darat," jelas Mery.
" Dan kuman, bakteri atau virus di lingkungan bisa menempel dan bertahan selama 24 jam atau lebih, tergantung jenis kumannya," tambahnya.
Untuk itu, sangat penting mengetahui cara mencuci tangan dengan benar. Banyak orang hanya membersihkan tangan dengan terburu-buru.

Menurut Mery, sebaiknya mencuci tangan selama 20 detik dengan air mengalir agar lebih bersih. Setelahnya, keringkan tangan dengan handuk bersih.
" Faktanya, tangan yang basah bisa menyebabkan kuman menempel 1000 kali lebih banyak. Jadi, harus segera dikeringkan habis mencuci tangan," ujarnya.
Mencuci tangan tidak hanya saat terkena kotoran, tapi juga sebelum dan setelah ke toilet. Jika sulit menemukan sabun dan air bersih, gunakan hand sanitizer yang mengandung alkohol 70 persen.
Dream - Pengurus Besar Ikatan Doker Indonesia (PB IDI) mengimbau masyarakat terus menjaga kebersihan dan selalu mencuci tangan untuk mencegah penyebaran virus Corona.
“ Dikarenakan belum ada vaksin atau pengobatan untuk virus Corona, masyarakat diimbau untuk segera mencari pertolongan, apabila menemui gejala dan selalu menerapkan gaya hidup sehat, salah satunya adalah kebersihan tangan,” ungkap Dr. Daeng M. Faqih, SH, MH, Ketua Umum IDI, di Jakarta, Jumat 31 Januari 2020.
Yang pentng diperhatikan, saat mencuci tangan harus menggunakan sabun yang berpotensi membunuh kuman-kuman di tangan. Pilihlah sabun yang mengandung antiseptik. Air pun harus mengalir.
“ Kalau memang tidak ada air yang mengalir, pilihan lainnya adalah bisa menggunakan handsanitizer atau tisu yang mengandung antiseptik,” imbuh Daeng.
Wabah virus Corona yang bermula dari Wuhan, China, memang membuat seluruh negara waspada. Apalagi, saat ini virus mematikan itu telah menginfeksi 9.776 orang di 23 negara. Sebanyak 213 orang meninggal dunia akibat infeksi virus mematikan tersebut.

Dengan menjaga kebersihan tangan, bisa mengurangi risiko penularan virus Corona tersebut. Sahabat Dream juga harus menghindari kontak dengan penderita infeksi pernapasan dan hewan liar, menjaga kebersihan tangan, serta mempraktikkan etika batuk dan bersin.
“ Yang paling penting adalah memakai masker,” kata Daeng.
Produsen Dettol, Reckitt Benckiser (RB) Indonesia, terus berkomitmen mewujudjan Indonesia sehat, dengan mendukung kampanye kesehatan IDI “ Jaga Kesehatan, Cegah Penyebaran Kuman”.
© Dream
“ Kami mengajak siapapun untuk menpraktekkan cara menjaga kebersihan tangan yang baik, yaitu dengan mencuci tangan secara rutin, dengan air mengalir dan sabun,” ungkap CSR Director RB Indonesia, Dr. Helena Rahayu Wonoadi dikesempatan yang sama.
Tak hanya itu, PB IDI bersama dengan RB Indonesia juga menekankan kepada masyarakat untuk menerapkan lima langkah cuci tangan dengan sabun yang benar, selama 20 detik, yaitu:
© Dream
Laporan: Michelle Rachel Evangelista Maramis
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya