Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dian Pelangi
Dream - Dian Pelangi, desainer fesyen muslimah asli Indonesia masuk dalam jajaran 500 tokoh paling berpengaruh dalam membentuk industri fesyen global (#BOF500 2015) versi majalah The Business Fashion (BOF).
Media fesyen terkemuka asal Inggris ini mengumumkan prestasi tersebut dalam peluncuran BOF edisi cetak spesial kelima yang bertema Reinvention, awal pekan lalu.
Dalam deret 500 desainer busana ini, Dian Pelangi berdiri sejajar bersama tokoh fesyen kelas dunia lain seperti Amal Clooney, David Beckham, Alexander Wang, Kanye West, Stella McCartney, Donatella Versace dan masih banyak lagi.
Bagi Dian, capaian ini merupakan prestasi tertinggi dalam karirnya. Sebab, selain mampu melambungkan namanya, ia juga mampu membawa Indonesia bersaing dalam kancah global.
"Merupakan suatu kebanggaan tersendiri melihat ada bendera Indonesia tampil di daftar tokoh fesyen yang berpengaruh di dunia, khususnya kategori fesyen desainer," ucap Dian di Jakarta, Rabu, 30 September 2015.
Menurutnya, hal ini merupakan kabar baik untuk industri fesyen dan para desainer lokal. "Ini merupakan lampu hijau, baik untuk segmen busana muslim maupun desainer asal Indonesia lainnya untuk bergerak lebih jauh di ranah internasional lewat karya-karya yang autentik," lanjut Dian.
Dalam profil individual yang ditayangkan BOF pada lamannya, Dian Pelangi dideskripsikan sebagai desainer muda yang memberi warna dan nafas baru bagi dunia fesyen muslim. Sebab, Dian berani merancang busana dengan memadupadankan gaya kontemporer ala Barat dengan kain-kain tradisional khas Indonesia seperti tenun, ikat dan baru.
Selain Dian, adapula tokoh fesyen Indonesia yang pernah masuk jajaran #BOF500 tahun lalu, yaitu Svida Alisjahbana, CEO Femina Group.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari