Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
(Foto: Amrikh/Dream.co.id)
Dream - Aktor Irwansyah memang belum lama mendirikan sebuah Taman Pendidikan Alquran atau TPA di kawasan Bintaro sektor 9 yang tidak jauh dari tempatnya. Program pengajarannya mengacu pada bagaimana cara membaca Alquran secara benar dan baik dengan metode tilawati.
"Metode yang kita pakai itu metode tilawati, yang mana dari ustad Irwansyah sebelumnya sudah mentraining guru di sini untuk mengajarkan cara membaca Alquran baik dan benar kepara santri," ucap ustadzah Puspita Siti Hajjar, saat ditemui Dream.co.id di Masjid Al- Ukhuwah di kawasan Bintaro, Sektor 9, Tangerang, Rabu 24 Juni 2015.
Puspita mengatakan, ada dua kelas yang ada di TPA Al- Ukhuwah ini yakni TK TPA dan TPA dengan metode pangajaran yang sedikit berbeda antara keduanya.
"Ada dua, TK A fokus membaca Alquran, sedangkan yang TPA selain membaca Alquran secara baik dan benar ditambah pengenalan ilmu diniyah. Seperti ilmu fiqih, akidah, rukun iman dan Islam dengan penjabaran yang lebih luas lagi," ungkap Puspita.
Menurut Puspita, di TPA Al- Ukhuwah para santri diajarkan setiap harinya dengan peragaan dan huruf hijaiyah.
Setiap harinya, kata dia, anak-anak harus diperagakan dan dihafalkan huruf hijaiyah. Walaupun berbeda, misalnya dari iqra 1 dan iqra 5 berbarengan.
"Jadi iqra satu akan kebawa ke iqra lima. Ini cara efektif penerapan kesemuanya bisa menyamakan semua tilawatinya, itu yang manjadi fokusnya," ucapnya.
Pembacaan Alquran dengan peragaan dari sebelum membaca Alquran sampai sesudah membaca alquran wajib dilakukan. Itu yang membuat anak walaupun belum sampai iqra 5, misalnya mereka sudah bisa mengenalnya.
Lebih lanjut Puspita mengatakan, kegiatan awal pengajaran dimulai dengan salat asyar bersama, membaca doa, hafalan samapai menulis ayat-ayat Alquran.
"Awalnya salat ashar berjamaah, pembukaan membaca doa sebelum belajar, bernyanyi menghafal surat, mengenal nama malaikat, mengenal rukun Islam dan ssbagainya. Agar membangun semangat mereka. Barulah seteleh itu mulai dengan bacaan dan menulis ayat-ayat Alquran," kata Puspita.
TPA Al- Ukhuwah yang digagas suami dari Zaskia Sungkar ini, dibuka seminggu tiga kali dengan pengajaran berbeda setiap harinya.
"Seminggu tiga kali, senin rabu dan jum'at. Jadwal mengajinya pun berbeda. Hari senin kita belajar doa harian, dan wajib berapa bacaan harus di hafal oleh mereka. Hari rabunya bacaan salat dari mulai iftitah sampai tahiyat akhir. sementara di hari jumat membaca surat-surat pendek dari mulai anas sampai anaba," ungkap Puspita. (Ism)
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


Inggris dan Jepang Minta Warga Siapkan Stok Makanan untuk 3 Hari, Ada Apa?

Benarkah Oksigen di Bumi Bisa Habis? Ilmuwan Perkiraan Kapan Hal Itu Bisa Terjadi

Sering Disalahpahami, Ini Perbedaan Frugal Living dengan Hidup Pas-pasan

Beeru Stevia Diduga Berisi Pemanis Buatan, Apa Risikonya bagi Penderita Diabetes Jika Terkonsumsi?

Usia Berapa Otak Manusia Paling Tajam? Ternyata Bukan Saat Masih Muda

Sering Dikira Flu, Virus yang Disebarkan Nyamuk Ini Bisa Menyerang Otak dan Berakibat Fatal

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?