Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, Mendapatkan Vaksinasi Covid-19 Dengan Vaksin Nusantara. (Foto: Akun Instagram @dr_moeldoko)
Dream – Kepala Kantor Staf Kepresidenan, Moeldoko, memutuskan untuk menerima suntikan dari Vaksin Nusantara yang dikembangkan mantan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto. Moeldoko menegaskan keputusna ini dibuat atas nama pribadi dan diharapkan tak memicu spekulasi macam-macam
“ Hari ini saya menerima suntikan Vaksin Nusantara untuk mencegah penularan Covid-19 dari Letjen (Purn). Terawan Agus Putranto di RSPAD Gatot Soebroto,” tulis Moeldoko yang mengabarkan tentang langkahnya melakukan suntik vaksin nusantara di akun Instagram @dr_moeldoko, dikutip Dream, Sabtu, 31 Juli 2021.
Sebelum menerima suntikan pertama Vaksin Nusantara, Moeldoko telah mendapatkan dua kali suntikan vaksin Covid-19, yaitu pada 3 Maret 2021 dan 31 Maret 2021.
“ Semoga dukungan saya secara pribadi ini tidak diasumsikan macam-macam,” tulis dia.

Moeldoko menjelaskan Vaksin Nusantara ini menggunakan metode dendritik. Metode ini adalah merekayasa sel dendritik yang diambil dari tubuh yang kemudian dimasukkan kembali ke dalam tubuh penerimanya.
Sel dendritik ini merupakan sel imun yang akan mengajarkan sel lain untuk membuat antibodi. Sel ini diambil diperoleh dengan mengambil darah yang akan divaksin.
Dia melanjutkan, sel darah ini diproses di laboratorium, kemudian dimasukkan ke dalam tubuhnya.
“ Meski sebelumnya sudah lengkap divaksin dua kali, saya ingin mencoba Vaksin Nusantara sebagai dukungan pribadi pada kerja keras anak bangsa,” tulis dia.
Sikap Moeldoko ini mendapat apresiasi dari warganet. Ada netizen-netizen yang bersedia divaksinasi dengan Vaksin Nusantara.
“ Kalau pakai Vaksin Nusantara, saya mau, Pak. Insya Allah siap jadi relawan,” tulis @muhzirsuyufullah.
“ Gass terus, Pak, Vaksin Nusantara. Jangan hiraukan pemain vaksin dunia. Kita harus mandiri,” tulis @arisheryanto_sah.
“ Harusnya ini, Pak, yang diprioritaskan,” tulis @denson.limbong.
“ Saya mau ikut vaksin, Pak,” tulis @galih_cris.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya