Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream - Banyak orang mengira rajin menyikat gigi dan menggunakan obat kumur saja efektif mencegah bau mulut. Hal itu tak sepenuhnya benar karena banyak penyebab bau mulut yang sering tidak kita sadari.
Bau mulut dipengaruhi makanan, obat-obatan yang kita konsumsi dan kebiasaan yang menguntungkan bakteri berkembang biak di mulut.
Dilansir laman Mirror, berikut sejumlah penyebab bau mulut meski kamu rajin menyikat gigi.
1. Salah memakai pasta gigi
Sejumlah pasta gigi mempunyai kandungan sodium lauryl sulfate atau natrium lauryl sulfate. Zat pembuat busa ini memang mampu menciptakan sensasi bersih di area mulut setelah menggosok gigi.
Tetapi sejatinya, kandungan ini mempunyai efek samping yakni membuat mulut kering dan saliva berkurang.
Air liur merupakan pembersih alami mulut yang menekan jumlah bakteri penyebab bau. Dengan menggunakan pasta gigi yang mengandung zat-zat tersebut, bau mulut justru hadir meski sudah menggosok gigi.
2. Makanan kaya protein dan gula
Makanan berprotein tinggi membuat lebih banyak sampah di dalam mulut. Sampah makanan inilah yang akan diolah oleh bakteri dan menghasilkan asam yang menimbulkan bau busuk.
Begitu juga dengan makanan manis yang mengandung banyak gula. Glukosa, sukrosa, atau jenis gula yang lain menjadi penyebab terjadinya plak, gigi bermasalah, dan bau mulut.
3. Batuk berdahak
Sebagain lendir mengandung protein dan bakteri. Protein yang bercampur bakteri akan menyebabkan bau mulut.

4. Dehidrasi
Dehidrasi atau kekurangan cairan menyebabkan jumlah saliva di mulut berkurang. Padahal, air liur berfungsi untuk menekan pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut.
5. Penyakit gusi
Gusi berdarah atau gingivitis sering menimbulkan masalah kesehatan. Tak hanya terasa nyeri, gingivitis juga menyebabkan bau mulut. Hal ini disebabkan karena gusi yang sakit memberi kesempatan bakteri memasuki aliran darah dan menciptakan bau mulut.
Untuk itu, menggosok gigi secara rutin saja tidak cukup untuk mengatasi penyebab bau mulut, Sahabat Dream. Kamu sebaiknya banyak minum air putih dan menjaga kekebalan tubuh agar terhindar dari penyakit yang disebabkan bakteri jahat.
Salah satu cara untuk menjaga kekebalan tubuh adalah dengan mengonsumsi Larutan Penyegar Cap Badak secara rutin. Minuman produksi Sinde ini mengandung bahan herbal alami yang meningkatkan imun dan mengobati gejala panas dalam seperti sariawan, susah buang air besar, sakit tenggorokan, dan dehidrasi.

Tersedia dengan rasa buah-buahan, Larutan Penyegar Cap Badak aman dikonsumsi segala usia dan telah mendapatkan sertifikasi halal dari MUI.
Ayo, cegah bau mulut tak sedap dengan Larutan Penyegar Cap Badak.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya