JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
(Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream - Kesehatan tubuh yang menurun ternyata dipengaruhi pikiran yang berlebih. Contohnya, stres bisa menimbulkan sakit perut atau pusing yang mengganggu. Sayangnya tak semua orang paham dengan bahaya pikiran negatif bagi kesehatan tubuh.
"Emosi negatif seperti marah, takut, kecewa, atau frustasi sering kali menjadi masalah bagi tubuh dan mengganggu kehidupan sehari-hari," kata Direktur Greater Good Science Center di UC Berkeley, Emiliana Simon-Thomas.
Sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal Neurology pada 2014 mengungkapkan tingkat kesinisan terhadap orang lain bisa menyebabkan dementia atau kepikunan. Studi di tahun 2009 juga menunjukan orang yang sinis cenderung terserang penyakit jantung.
Dilansir dari jurnal Stroke, orang yang tidak ramah mempunyai tingkat stres dan depresi lebih tinggi. Deperesi ini membuat kita kehilangan nafsu makan dan menyebabkan peningkatan risiko diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.

Emiliana menjelaskan pikiran dan emosi memiliki efek yang sangat luas pada metabolisme, sistem kekebalab, dan mempengaruhi hormon tubuh.
Ketika sedang stres, kadar kortisol akan meningkat sehingga membuat kekebalan tubuh berkurang. Alhasil, tubuh mengalami peradangan dan sakit dari waktu ke waktu.
Orang yang depresi juga cenderung mempunyai kebiasaan buruk seperti merokok, minum minuman beralkohol, atau mengurung diri sehingga malas bergerak. Karena itulah, kita perlu mengubah perspektif saat sedih sehingga kesehatan lebih terjaga.
Inilah saatnya kita mengatur emosi dan tentu saja menerapkan pola hidup yang sehat. Bila perlu, kamu juga bisa mengonsumi Larutan Penyegar Cap Badak untuk mencegah dan mengobati panas dalam.
Larutan Penyegar Cap Badak terbuat dari bahan alami kaya mineral seperti Gypsum Fibrosum dan Galcareus Spar. Diproses secara modern, produk andalan Sinde ini terjamin halal, aman, dan khasiatnya sudah dibuktikan dari generasi ke generasi untuk mengatasi panas dalam.

Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
