3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Shutterstock
Dream - Gigi menjadi salah satu anggota tubuh yang krusial dan harus dirawat secara rutin. Menjaga kebersihan mulut, gigi, dan gusi, sebenarnya sangatlah mudah.
Lakukan rutin sikat gigi dua kali setelah sarapan dan sebelum tidur untuk mencegah plak pada gigi. Selain itu, pilih sikat gigi yang tepat dengan bulu sikat lembut dan kepala sikat pas dengan mulut.

Makanan manis yang mengandung gula tinggi dapat menyebabkan seseorang mengalami gangguan pada mulut dan gigi. Jadi, kurangi makanan manis yang dapat mempercepat lubang pada gigi, setidaknya setelah makan manis langsung kumur kumur.
Meskipun tampak mudah, faktanya perilaku merawat kesehatan gigi dan mulut masyarakat Indonesia kurang baik. Rata-rata di usia 65 tahun masyarakat Indonesia sudah kehilangan giginya.

“ Namun faktanya, perilaku merawat kesehatan gigi dan mulut yang kurang baik menyebabkan rata-rata di usia 65 tahun masyarakat Indonesia sudah kehilangan 11 giginya,” jelas Ratu Mirah Afifah, Head of Professional Marketing Personal Care Unilever Indonesia pada konferensi virtual Pepsodent Gigi dan Mulut Sehat Kunci Hidup Berkualitas #SenyumIndonesia, Sabtu 4 Juli 2022.
Kesehatan gigi dan mulut berkaitan erat dengan kesehatan tubuh secara menyeluruh dan kualitas hidup hingga lanjut usia.
Kondisi kesehatan mulut pun dapat memengaruhi kenyamanan ketika makan, tidur, berinteraksi sosial, serta rasa percaya diri, terutama bagi lansia yang telah kehilangan banyak gigi.

“ Studi menemukan bahwa mereka cenderung lebih berisiko 48% lebih besar untuk memiliki gangguan fungsi kognitif otak. Selain itu, para lansia yang memiliki 10-19 gigi berpotensi mengalami malnutrisi,” jelas drg. Usman Sumantri, Ketua Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI) pada kesempatan yang sama.
Langkah preventif untuk mencegah gigi rusak adalah menyikat gigi dua kali sehari setiap pagi setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur.
Agar perawatan lebih optimal periksakan gigi enam bulan sekali untuk mencegah lubang dan membersihkan karang gigi yang dibutuhkan.
“ Ini merupakan dua rutinitas sederhana yang menjadi kunci untuk mendapatkan hidup yang lebih sehat dan berkualitas hingga lanjut usia,” tambah Usman.
Advertisement

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an