Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Chikita Fawzi. (Foto: Hijup)
Dream - Kecintaan pada Tanah Air, membuat Chikita Fawzi rela meninggalkan karier yang telah dibangunnya selama tujuh tahun di Malaysia.
" Saya ikut menggarap Upin - Ipin pas udah session ke tiga hingga kelima. Tapi saya memutuskan balik ke Indonesia, kalau saya di sana (Malaysia), terus sapa yang mau bangun yang di sini (Indonesia)," ungkap Chiki saat ditemui di The Hall, Senayan City.
Selepas dari mengambil keputusan itu, mendorong Chiki dan rekan - rekannya untuk mendirikan perusahaan animator sendiri di bawah bendera PT Monso Kreatif Indonesia.
Dijelaskan Chiki selain membutuhkan biaya banyak, memproduksi sebuah film juga membutuhkan tim besar yang sangat solid.
" Tapi saat ini kita lagi ada proyek besar sama Mizan bikin film judulnya Goceks, ceritanya tentang anak kecil yang gila bola. Saat ini sih udah jadi thrilernya bisa dilihat di www.monsohouse.com," jelas Chiki selanjutnya.
Tapi, di tengah - tengah kesibukannya, ternyata Chiki masih menyempatkan diri untuk menjadi relawan di program Indonesia Mengajar.
" Awalnya pas saya baru balik ke Indonesia temen - temen saya banyak yang gabung di sini kemudian saya ikut bergabung jadi relawan kelas inspirasi dua," tambahnya.
Hingga akhirnya, saat ini Chiki dipercaya untuk menjadi koordinator sosialisai Jakarta empat.
Chiki ingin mengajarkan anak - anak untuk berani bermimpi lewat animasi. Jadi, ujarnya, jangan takut untuk mewujudkannnya.
Sedangkan untuk pemberian materi, Chiki membedakan berdasarkan tingkatan kelasnya.
" Kalau anak kelas satu aplikasinya lebih banyak nyanyi, tapi kalau udah kelas enam gitu lebih serius lagi materinya, lebih ke pengenalan art dan animasi itu sendiri," jelasnya melengkapi. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang