24 Pasien Terduga Corona Diisolasi di RSPI Sulianti Saroso, 21 Sudah Pulang

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 2 Maret 2020 14:26
24 Pasien Terduga Corona Diisolasi di RSPI Sulianti Saroso, 21 Sudah Pulang
Hasil lab 21 pasien menyebut negatif,

Dream - Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso menjadi lokasi isolasi pasien diduga terjangkit virus corona. Ada 24 pasien dirawat intensif namun 21 di antaranya sudah dipulangkan sepanjang Januari-28 Februari 2020.

" 21 orang sudah dipulangkan setelah dirawat sekitar 4-5 hari karena hasil labnya negatif virus Covid-19," ujar Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso, Mohammad Syahril, dikutip dari Liputan6.com.

Syahril mengatakan para pasien ini merupakan rujukan dari sejumlah rumah sakit di Jakarta. Masing-masing pasien menunjukkan gejala suspek corona seperti demam tinggi di atas 38 derajat, batuk, pilek, dan sakit tenggorokan.

" Dalam 14 hari terakhir bepergian ke daerah yang sedang ada wabah, misalnya Wuhan, Singapore, Jepang, dan Korea atau orang tersebut kontak dengan pasien yang kena virus corona," kata dia.

Sejauh ini, masih ada tiga pasien berstatus dalam pengawasan. Ketiganya dinyatakan memenuhi kriteria sesuai pedoman infeksi virus corona.

" Saat ini masih dirawat tiga orang PDP (Pasien Dalam Pengawasan) dan menunggu hasil laboraturium yang diperiksa di Litbangkes. Kondisi pasiennya baik-baik saja," ucap Syahril.

" Hasil lab kesatu sudah negatif tinggal tunggu hasil yang kedua," kata dia melanjutkan.

Meski demikian, Syahril menolak pasien-pasien itu disebut suspek virus corona. Dia menyatakan istilah paling pas yaitu Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

" Bukan Suspect. Tapi Pasien Dalam Pengawasan. Jadi dirawat di ruang isolasi sambil diperiksa laboratoriumnya," kata dia.

Sumber: Liputan6.com/Ady Anugrahadi

1 dari 5 halaman

Kronologi Terungkapnya 2 Orang di Depok Positif Virus Corona

Dream - Ibu dan anak yang tinggal di Depok, Jawa Barat, dinyatakan positiif terinfeksi virus Corona, Covid-19. Terjangkitnya dua orang tersebut merupakan kasus pertama infeksi Covid-19 di Indonesia.

" Tadi pagi saya dapat laporan dari Pak Menkes bahwa ibu ini dan putrinya positif corona," kata Jokowi, dikutip dari Liputan6.com, Senin 2 Maret 2020.

Menurut Jokowi, kasus ini terungkap setelah ada laporan warga negara Jepang yang positif terjangkit Covid-19 usai berkunjung ke Indonesia. Pemerintah kemudian menelusuri jejak siapa saja yang kontak dengan warga Jepang tersebut.

" Begitu ada informasi bahwa orang Jepang yang ke Indonesia kemudian tinggal di Malaysia dan dicek di sana positif corona, tim dari Indonesia langsung telusuri," ucap mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

" Orang Jepang ke Indonesia bertamu ke siapa, bertemu siapa ditelusuri dan ketemu. Ternyata orang yang terkena virus corona berhubungan dengan dua orang, ibu 64 tahun dan putrinya 31 tahun," kata dia.

2 dari 5 halaman

Berdasar keterangan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, kedua orang yang positif Covid-19 tersebut telah dirawat intensif di Rumah Sakit Sulianti Saroso, Jakarta Utara. Terawan memastikan prosedur untuk penanganan pasien terinfeksi Corona sudah dilakukan.

" Kami sudah cek, kami bawa. Sudah melakukan isolasi rumah. Sesuai prosedur kami lakukan, menjaga rumahnya. Jadi sudah terdeteksi dari 1 Maret kami lakukan, begitu dengar berita, kami lakukan penelusuran, kami lakukan pemeriksaan," kata Terawan.

Dia menjelaskan, kedua orang itu melakukan kontak langsung dengan warga negara Jepang yang sebelumnya positif terjangkit virus Corona.

" Karena ini kan kontak langsung, ini kan kita cek. Kalau enggak close kontak, itu berbeda. Kita mengacu pada epidologis, mana yang paling memungkinkan," ucap Terawan.

Sumber: Liputan6.com/Nafiysul Qodar

3 dari 5 halaman

Menkes: Dua WNI Positif Corona Berumah Dekat Depok

Dream - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto membenarkan ada dua orang di Indonesia yang diduga terinfeksi virus corona. Keduanya bertempat tinggal di wilayah dekat Depok.

" Dua orang itu di rumahnya, daerah dekat Depok," ujar Menkes Terawan, Senin 3 Februari 2020.

Keduanya merupakan ibu dan anak. Sang ibu berumur 64 tahun dan anaknya 31 tahun. Prosedurnya untuk penanganan orang terduga kena virus corona sudah dilakukan.

" Kita sudah cek, kita bawa. Sudah melakukan isolasi rumah. Jadi sudah terdeteksi dari 1 Maret kita lakukan, begitu dengar berita, kita lakukan penelusuran, kita lakukan pemeriksaan," kata Terawan.

Dia menjelaskan, kedua orang itu melakukan kontak langsung dengan warga negara Jepang yang sebelumnya positif terjangkit virus corona.

" Karena ini kan kontak langsung, ini kan kita cek. Kalau enggak close kontak, itu berbeda. Kita mengacu pada epidologis, mana yang paling memungkinkan," jelas Terawan.

 

4 dari 5 halaman

Kronologinya

Kasus masuknya virus corona ke Tanah Air terungkap setelah ada laporan warga negara Jepang dinyatakan positif di Malaysia usai berkunjung ke Indonesia. Pemerintah kemudian menelusuri siapa saja yang kontak dengan WN Jepang tersebut.

" Begitu ada informasi bahwa orang Jepang yang ke Indonesia kemudian tinggal di Malaysia dan dicek di sana positif corona, tim dari Indonesia langsung telusuri," ujar Presiden Jokowi

" Orang Jepang ke Indonesia bertamu ke siapa, bertemu siapa ditelusuri dan ketemu. Ternyata orang yang terkena virus corona berhubungan dengan 2 orang, ibu 64 tahun dan putrinya 31 tahun" .

Kedua orang tersebut telah dirawat intensif di rumah sakit Sulastri Suroso.

Sumber: Liputan6.com/Devira Prastiwi)

5 dari 5 halaman

Jokowi Umumkan Dua WNI Positif Corona di Indonesia

Dream - Presiden Joko Widodo akhirnya mengumumkan adanya kasus infeksi virus corona di Indonesia. Kasus ini terjadi pada dua orang Warga Negara Indonesia (WNI) yang dinyatakan positif usai diperiksa secara ketat.

Jokowi mengatakan tertularnya dua WNI tersebut karena berinteraksi dengan warga Jepang yang datang ke Indonesia. Warga Jepang itu sendiri sudah meninggalkan Indonesia dan sempat datang ke Malaysia.

" Begitu ada informasi bahwa orang Jepang yang ke Indonesia kemudian tinggal di Malaysia dan dicek di sana positif corona, tim dari Indonesia langsung telusuri," ujar Jokowi, dikutip dari Liputan6.com.

Setelah dilakukan penelusuran, ditemukan dua WNI yang berinteraksi dengan warga Jepang tersebut. Keduanya adalah ibu berusia 64 tahun dan putrinya berusia 31 tahun.

" Kami cek kita ternyata posisi yang sakit, dicek dan tadi pagi saya dapat laporan dari Pak Menkes bahwa ibu ini dan putrinya positif corona," kata dia.

Lebih lanjut, Jokowi menegaskan pemerintah telah melakukan banyak persiapan untuk mengantisipasi infeksi virus corona.

" Tapi perlu saya sampaikan bahwa sejak awal pemerintah benar-benar mempersiapkan," kata Jokowi.

Sumber: Liputan6.com/Lizsa Egeham

Beri Komentar