Terjawab Sudah Status Menko Airlangga Hartarto Sebagai Penyintas COVID-19

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 22 Januari 2021 19:01
Terjawab Sudah Status Menko Airlangga Hartarto Sebagai Penyintas COVID-19
Dia juga mengajak para penyintas untuk menjadi pendonor plasma konvalesen.

Dream – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan tindakannya menjadi pendonor plasma konvalense beberapa waktu sebagai bentuk pengumuman dirinya pernah terpapar Covid-19.  

“ Dengan donor plasma sama saja mengumumkan,” kata dia dalam “ Bincang Editor Liputan6.com: Vaksin dan Donor Plasma Untuk Percepatan Penanganan Covid-19”, Jumat 22 Januari 2021.

Airlangga mengatakan langkahnya mengikuti donor plasma diharapkan bisa menginspirasi para penyintas COVID-19 untuk mengikuti langkahanya. Plasma darah saat ini sangat dibutuhkan karena diyakini bisa membantu kesembuhan para pasien COVID-19.

“ Tentu yang sudah mengumumkan diharapkan ikut donor. Nggak hanya mengumumkan saja,” kata dia.

Dikatakan bahwa plasma yang berisi antibody ini bisa memberikan tingkat kesembuhan 100 persen bagi pasien COVID-19, kemudian untuk yang berat sebesar 80 persen.

Meskipun tidak mengumumkan positif COVID-19, Airlangga tetap menerapkan protokol kesehatan di tempat kerja. Dikatakan bahwa 3M dan 3T tetap diterapkan agar penularan virus bisa ditekan.

“ Kita harus melakukan hal-hal seperti itu,” kata dia.

1 dari 3 halaman

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Beri Isyarat Pernah Tertular COVID-19

Dream – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, akhirnya mengakui pernah terinfeksi virus Covid-19 beberapa waktu lalu. Kabar kondisi kesehatan ini sempat menjadi pertanyaan setelah Airlangga mengikuti donor plasma konvalense yang digelar Palang Merah Indonesia, Senin, 18 Januari 2021.

Meski tak mengakui langsung, Ketua Umum Partai Golkar itu mengatakan jika pendonor plasma konvalense hany bisa dilakukan maksimal 3 bulan setelah sembuh.  

“ Plasma konvalesen diberikan oleh donor yang penyitas COVID maksimal 3 bulan setelah sembuh,” kata Airlangga kepada Merdeka.com, dikutip pada Rabu 20 Januari 2021.

Menurut Airlangga, langkahnya menjadi pendonor plasma sebagai bentuk bersyukur sekalgus upayanya menyelematkan jiwa pasien Covid-19.

Hingga saat ini penyitas Covid-19 terdapat 74.5935. Jika 10 persen ikut mendonorkan maka akan menyelamatkan 70 ribu jiwa. Sementara itu, kata Airlangga, target PMI 5000 plasma pertahun atau 60 ribu pertahun.

" Sukseskan saja gerakan donor plasma darah sebagai bagian dari bersyukur sekaligus menyelamatkan jiwa. Kapan lagi Anda bersyukur dan menyelamatkan jiwa manusia sesama kita?" kata Airlangga.

2 dari 3 halaman

Pihak Istana Tak Tahu

Sementara itu, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengakui bahwa tidak mengetahui kabar Airlangga pernah terpapar Covid-19.

“ Kami tidak tahu juga kalau positif dan tidak ada pemberitahuan resmi,” kata Heru kepada Merdeka.com.

Menurut Budi, orang yang berhak mengumumkan kabar terpapar Covid-19 adalah Airlangga sendiri. Tidak hanya Airlangga, Heru juga menjelaskan pihak Kementerian Perekonomian juga sebaiknya menyampaikan kepada publik.

“ Harus yang bersangkutan yang menyampaikannya sendiri bahwa seseorang yang terpapar virus covid harus dari yang bersangkutan dan harus dari Kemenko jubir nya yang harus sampaikan ke publik,” ungkap Heru.

3 dari 3 halaman

Kabar tentang Airlangga terserang Covid-19 sebelumnya masih simpang siur ketika rekannya sesama anggota kabinet tak mengetahui perihal kesehatan Menko Perekonomian tersebut. Menko PMK Muhadjir Effendy tidak mengetahui secara pasti terkait Airlangga yang pernah terpapar Covid-19. Dia meminta agar hal tersebut ditanyakan langsung kepada Airlangga.

“ Secara pasti saya tidak tahu, sebaiknya tanyakan langsung kepada beliau,” kata Muhadjir.

Nama Airlangga sempat disebut Muhadjir saat acara donor darah plasma konvalense di kantor PMI pada Senin kemarin. 

“ Yang saya hormati Bapak Menko Bidang Perekonomian bapak Airlangga Hartarto yang pada hari ini menjadi salah satu penyitas yang mendonorkan plasma konvalesennya,” kata Muhadjir. 

Beri Komentar