BMKG: Jakarta Hujan Hingga Siang Hari, Berikut Lokasinya

Reporter : Maulana Kautsar
Senin, 20 Januari 2020 10:19
BMKG: Jakarta Hujan Hingga Siang Hari, Berikut Lokasinya
Beberapa wilayah di Jakarta akan diguyur hujan.

Dream - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) pada Senin, 20 Januari 2020.

Dari pengamatan satelit Himawari 8 EH, hujan berpotensi akan terjadi pada pukul 08.50 WIB hingga 11.30 WIB.

BMKG menyebut hujan berkapasitas sedang hingga lebat dengan disertai kilat/petir dan angin kencang akan mengguyur sejumlah wilayah, diantaranya, Kelapa Gading, Tanjung Priok, Menteng, Jatinegara, Tambelang, Gambir, Tamansari, Tambora.

Hujan diperkirakan dapat meluas ke wilayah Pulo Gadung, Cakung, Duren Sawit, Makasar, Kramat Jati, Pancoran, Tebet, Matraman, Cempaka Putih, Setiabudi, Tanah Abang, Johar Baru, Kemayoran, Sawah Besar, Pademangan, Senen, Sukatani, Babelan, Tambun, Cibitung, Grogol Petamburan, Palmerah, Kebayoran Baru, Mampang Prapatan, Kebayoran Lama, Kebon Jeruk, dan sekitarnya.

Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin.

1 dari 4 halaman

Kisah 'Bocah Es' di Cina, Berjalan di Tengah Hujan Salju Untuk Mengikut Ujian

Dream - Pada awal Januari lalu, seorang bocah lelaki di Tiongkok bernama Wang Fuman berjalan sejauh 4,8 kilometer di tengah suhu 9 derajat celcius hanya untuk mengikuti ujian.

Wang berjalan di tengah derasnya hujan salju hanya dengan menggunakan jaket tipis, bahkan tanpa topi.

Ketika memasuki ruang kelas, teman-temannya malah menertawakannya lantaran alis dan rambut Wang tertutup es, pipinya juga memerah karena kedinginan.

Guru yang saat itu menjadi pengawas ujian merasa iba. Sang guru kemudian mempotretnya dan membagikan kisahnya di media sosial.

Tak disangka kisahnya menjadi viral dan dibagikan hampir di seluruh dunia.

2 dari 4 halaman

Keluarga Miskin

Wang Fuman saat ini berusia 8 tahun. Ia tinggal di sebuah desa kecil di provinsi China Yúnnán bersama nenek dan saudara perempuannya.

Ibunya sudah sejak lama meninggalkan keluarga lantaran masalah ekonomi. Sedangkan sang ayah harus bekerja jauh dari rumah dan hanya bisa berkunjung sekali dalam beberapa bulan.

Tak jarang Wang mengalami hipotermia. Karena kurangnya panas Wang sering mengalami pembengkakan pada jari-jari tangannya, bahkan sempat hingga tak merasakan apa-apa.

Sekolahnya tak memiliki pemanas seperti sekolah lainnya. Alhasil murid-murid harus selalu menggunakan pakaian hangat selama berada di sekolah.

Meski begitu Wang tetap berupaya untuk pergi ke sekolah. Ia benar-benar ingin belajar dan mendapatkan pendidikan yang baik.

Ia merasa menjadi satu-satunya orang yang bisa membantu keluarganya keluar dari kemiskinan.

3 dari 4 halaman

Ujiannya Selalu Nilai Sempurna

Hal itu pun bukan isapan jempol belaka. Dalam setiap ujiannya, bahkan di ujian terakhir, Wang selalu mendapat nilai sempurna, 99 dari 100!

Prestasi itu membuat Wang dielu-elukan oleh banyak orang. Banyak yang menggangap Wang merupakan simbol kegigigan dan keberanian yang dimiliki China.

Baru-baru ini Wang , saudara perempuannya dan sang ayah diundang ke Beijing. Ia diajak jalan-jalan tour di Beijing. Wang juga sempat menceritakan kehidupannya di rumah dalam sebuah konferensi pers.

" Di rumah dingin, kita harus menggunakan arang setiap saat, dan kita tidur dalam mantel," ucapnya.

Pengguna internet sangat tersentuh oleh cerita bocah itu sehingga mereka mengumpulkan $ 450.000 untuknya.

Uang ini akan digunakan untuk memperbaiki pemanas sentral di sekolah Wang, dan untuk membeli pemanas dan pakaian hangat untuk anak-anak dari keluarga miskin di provinsi Yúnnán.

4 dari 4 halaman

Ini Videonya

“ ????”????????????2800????????????????????8??????????5????????????????…… pic.twitter.com/4VLd65bZcq

— New China ?? (@XinhuaChinese) January 13, 2018

Beri Komentar
Video Kondisi Terkini WNI dari Wuhan di Natuna