Bohlam 100 Tahun di Masjid Nabawi Bikin Heboh Netizen

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 14 Juni 2016 04:01
Bohlam 100 Tahun di Masjid Nabawi Bikin Heboh Netizen
Foto bohlam tersebut tersebar melalui media sosial dan mendapat banyak tanggapan dari para pengguna.

Dream - Sebuah bohlam atau lampu listrik membuat netizen heboh. Sebab, bohlam itu merupakan bohlam generasi pertama yang digunakan untuk menerangi Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi.

Bohlam itu ditemukan dalam keadaan utuh disertai catatan. Catatan yang tertempel di bohlam tersebut memuat tahun pemasangan 1325 Hijriah, bersamaan dengan masuknya listrik ke seluruh jazirah Arab 112 tahun lalu.

Foto bohlam itu tersebar melalui media sosial dan mendapat banyak tanggapan dari para pengguna.

Dilansir laman Madinah Municipality, pembangunan dan perluasan Masjid Nabawi berlangsung di era pemerintahan Sultan Abdul Majid dari Dinasti Ottoman dari tahun 1265 H hingga 1277 H. Saat itu penerangan masih menggunakan lampu minyak.

Lampu listrik baru menyala di Masjid Nabawi pada 25 Syaban 1326 H.

Perluasan masjid kembali dijalankan saat pemerintahan Raja Abdul Aziz pada tahun 1370 H hingga 1375 H. Sepanjang periode tersebut, pembangkit listrik khusus dibangun untuk kebutuhan penerangan Masjid Nabawi yang saat itu terdapat sekitar 2.427 lampu.

Dalam bukunya berjudul 'The Holy Mosque of Madinah', sejarawan Mohammad Al Sayyid Al Wakeel menulis penerangan masjid awalnya menggunakan pelepah kurma. Penerangan itu diganti dengan lampu minyak pada tahun 9 H, berdasarkan keterangan Abu Nuaim diriwayatkan dari Abu Hurairah.

Sejumlah sejarawan mengatakan orang yang pertama kali membuat penerangan di Masjid Nabawi adalah Khalifah Umar bin Khattab, untuk kebutuhan sholat tarawih.

(Ism, Sumber: arabnews.com)

1 dari 3 halaman

Pengantin Wanita Dilarang Masuk Masjidil Haram

Dream - Sejumlah pasangan pengantin memilih melakukan akad nikah di Masjidil Haram. Mereka ingin melakukan ikatan pernikahan itu di tempat yang paling suci di muka Bumi ini.

Demikian pula dengan pasangan pengantin asal Arab Saudi ini. Mempelai yang baru menikah ini juga ingin memasuki Masjidil Haram.

Namun sayang, polisi Saudi yang melarang mempelai wanita untuk masuk ke Masjidil Haram. Meskipun mereka mengaku tak akan melangsungkan pernikahan di Baitullah itu.

Menurut koran Sada, sebagaimana dikutip Emirates 24/7, Senin 30 Mei 2016, polisi tak mengizinkan mempelai wanita masuk ke Masjidil Haram dengan berbusana pengantin.

" Dia (pengantin perempuan) ditemani sejumlah wanita Arab. Dia tak diizinkan memasuki Masjidil Haram dengan pakaian pegantin," demikian laporan Sada.

Menurut pengurus Masjidil Haram, Mohammed Al-Bati, polisi memberi tahu pengantin lelaki bahwa busana istri yang baru dia nikahi itu tak sesuai untuk digunakan saat memasuki Masjidil Haram, yang di dalamnya terdapat Kabah.

Pengantin itu kemudian diarahkan untuk mengenakan jubah abaya dan niqab sebelum diperkenankan memasuki kawasan masjid.

2 dari 3 halaman

Terkuak, Mengapa Banyak Jemaah Haji Hilang di Masjidil Haram

Dream - Banyak jemaah haji maupun umrah yang tersesat di Masjidil Haram. Mereka tersesat dengan beragam sebab. Mulai usia yang sudah uzur, mengalami kendala bahasa, hingga terpisah dari rombongan.

Biasanya, jemaah tersesat karena sepuluh sebab. Dari sepuluh sebab itu, yang paling sering adalah kendala komunikasi. Jemaah biasanya berbicara dalam bahasa ibu mereka.

Kendala komunikasi benar-benar menjadi masalah. Mereka tak bisa berkomunikasi dengan petugas di Masjidil Haram. Apalagi mereka juga tak tahu tentang tempat-tempat di sana, bahkan tempatnya menginap atau pemondokan.

“ Anda juga perlu melihat usia serta latar sosial dan budaya jemaah,” tutur pengawas haji asal Turki, Ahmad Halabi, sebagaimana dikutip Dream dari laman Saudi Gazette, Senin 29 Februari 2016.

Tak hanya itu, jemaah tang tersesat sering kali disebabkan mereka pulang dengan melalui jalur lain, bukan jalur di mana mereka datang. Mereka tak mampu menginat nomor pintu tempat mereka masuk, untuk keluar setelah ibadah.

“ Masjidil Haram sangat besar dan jalanan di sekitarnya membingungkan. Beberapa jemaah memaksa meninggalkan hotel mereka sendirian dan menolak tinggal bersama kelompok. Ketika itulah banyak yang tersesat,” tutur Halabi.

“ Beberapa jemaah menolak mengenakan tanda pengenal, yang meliputi nama dan lokasi mereka,” tambah dia.

Berikut 10 sebab mengapa banyak jemaah haji dan umrah yang tersesat:

1. Usia sudah tua
2. Kendala bahasa
3. Tak memahami peta
4. Tak mengetahui nama dan tempat akomodasi
5. Tidak mengetahui nama kantor urusan jemaah
6. Tak memahami nama jalan dan lingkungan
7. Tak memerhatikan tanda-tanda di sekitarnya
8. Meninggalkan kelompok
9. Menghilangkan tanda pengenal
10. Masuk ke Masjidil Haram dari satu pintu dan keluar dari pintu lain.

3 dari 3 halaman

Heboh! Kucing Bersabar Tunggu Buka Puasa di Masjidil Haram

Dream - Aksi seekor kucing di Masjid Suci Mekkah menghebohkan jagat sosial media di tanah Arab. Tak hanya muslim, netizen non muslim juga memuji aksi kucing tersebut.

Mengutip laman arabnews, Selasa, 23 Juni 2015, Amen Al-Jawhari mengunggah tweet yang menunjukan bagaimana seekor kucing seolah menghormati dan menyembah Tuhannya.

" Kucing itu seolah memesan meja saat berbuka puasa bersama di Masjidil Haram," ujarnya.

Tak pelak, aksi kucing itu pun banjir komentar dari para netizen. " Ini gambar yang paling indah dari kucing duduk di meja buka puasa di antara jamaah dan menunggu waktunya berbuka," ujar Mohammed Massad.

Sementara Asal Bukhari menilai aksi kucing ini menunjukan bagaimana masyarakat muslim memberikan hak untuk hewan juga.

" Sebaliknya, jamaah menikmati kehadiran kucing di antara mereka," katanya.

Pengguna sosial media lainnya, Azmat Ahmed, mengatakan aksi kucing itu menakjubkan sekaligus menunjukan bagaimana seekor hewan juga bisa menghormati ritual buka puasa dan puasa.

Seperti diketahui, naluri seekor kucing jarang menunggu makanan ketika sudah tersaji di depan mereka.

" Etiket tersebut hanya menunjukkan bahwa bahkan hewan menyadari bulan Ramadhan dan pentingnya puasa."

Beri Komentar
Adu Akting dengan Betari Ayu, Alvin Faiz Ceritakan Respon Sang Istri