Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Bumi Dilihat
Dream - Prediksi soal kiamat terus saja muncul akhir-akhir ini. Yang terbaru, ada ramalan yang menyebut dalam 65 miliar tahun lagi, bulan akan runtuh di atas Bumi.
Menurut prediksi seorang ilmuwan, peristiwa itu akan mengubah Bumi menjadi lautan lava yang sangat panas.
Menurut laman Metro.co.uk, sebagaimana dikutip Dream, Kamis 9 Februari 2017, ilmuwan dari University of Idaho, Dr Jason Barnes, memperkirakan dalam lima miliar tahun lagi matahari akan membesar ratusan kali dari ukuran saat ini.
Akibatnya, apa pun yang hidup di permukaan planet ini akan terbakar dan musnah.
Menurut Barnes, bulan akan mulai mengarah ke Bumi yang rotasinya mulai melambat karena menyesuaikan dengan periode orbit bulan.
" Akhirnya, bulan akan semakin mendekat sambil mengeluarkan energi putaran kinetik hingga menyebabkan tabrakan yang luar biasa dahsyat dengan Bumi," kata Barnes.
Wallahu a'lam...
© Dream
Dream - Awal tahun ini, Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mendeteksi sebuah objek misterius yang mendekati tata surya. Lembaga itu memprediksi jika objek tersebut hanya akan melintasi Bumi saja. Sehingga tidak akan membahayakan manusia.
Tapi pendapat itu dibantah oleh seorang astronomi asal Rusia, Dyomin Damir Zakharovich yang mengatakan klaim NASA itu salah.
Menurut Zakharovich, objek itu akan menabrak Bumi. Alasannya, objek itu adalah bagian dari planet misterius mematikan, yang selama ini dikenal dengan Nibiru.
Sebelumnya, kelompok Mysterious Universe mengatakan bahwa pada 16 Februari mendatang ada sebuah batu angkasa berukuran raksasa yang akan menabrak Bumi. Dan diperkirakan akan membuat planet kita beserta isinya musnah.
Hal itu diperkuat oleh prediksi Zakharovich yang mengatakan jika dia telah melihat data sebenarnya mengenai objek misterius yang menjadi bagian dari Nibiru itu.
" NASA bohong. Tidak mungkin mereka tidak tahu tentang kebenarannya. Kami telah melihat datanya," katanya.
© Dream
Zakharovich menambahkan jika objek yang disebut NASA sebagai WF9 telah meninggalkan sistem Nibiru pada Oktober lalau. Pada saat Nibiru berputar melawan arah jarum jam di sekitar matahari.
" Sejak itu, NASA sudah menyadari bahwa objek itu akan menabrak Bumi. Tapi mereka baru mengatakannya kepada orang-orang sekarang," tambahnya.
Menurut Zakharovich, ini hanya tanda-tanda awal bagaimana kehancuran yang ditimbulkan Nibiru saat menabrak Bumi. NASA, kata Zacharovich, hanya mengatakan tentang zona dampaknya.
" Tapi saya kira tidak seperti itu. Kita semua akan binasa," ujarnya.
Zakharovich yakin ada konspirasi global yang didalangi pemimpin Rusia dan Barat untuk menyimpan rapat-rapat keberadaan Nibiru.
" Objek tersebut lebih besar dari yang dibilang oleh NASA. Data awal kami menunjukkan sebuah asteroid berdiameter 2,2 kilometer akan mudah masuk ke atmosfer Bumi tanpa terbakar seluruhnya," kata Zakharovich.
Dia mengklaim objek sebesar itu mampu menghancurkan sebuah kota atau menimbulkan tsunami yang sangat besar. Setelah itu Nibiru sendiri yang datang menyusul, menghancurkan seluruh planet kita.
Sebelum ini, NASA mendeteksi objek yang diberi nama 2016 WF9 melalui proyek NEOWISE pada 27 November 2016 lalu. Lalu, 2016 WF9 akan mendekati orbit Bumi pada 25 Februari 2017.
(Sumber: Metro.co.uk)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya