Tak Terbuka Soal Hasil Swab Rizieq Shihab, RS Ummi Terancam Ditutup

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Minggu, 29 November 2020 09:14
Tak Terbuka Soal Hasil Swab Rizieq Shihab, RS Ummi Terancam Ditutup
Pihak rumah sakit dianggap menghalang-halangi upaya proses penegakan peraturan dalam penanggulangan wabah Covid-19.

Dream - Rumah Sakit Ummi Kota Bogor terancam dicabut izinnya. Rumah sakit tersebut dianggap mengabaikan Perwali Nomor 107 tentang pembatasan sosial berskala mikro dan komunitas (PSBMK) Kota Bogor.

Kasatpol PP Kota Bogor, Agustiansyah, mengatakan RS Ummi dianggap telah menghalang-halangi upaya proses penegakan peraturan dalam penanggulangan wabah Covid-19. Ini karena RS tersebut tidak mau terbuka soal hasil tes swab pimpinan FPI, Habib Rizieq Shihab.

" Jadi ada sanksi lain yang melekat apabila RS Ummi tetap bersikukuh tidak mau melaporkan hasil swab dari pasien (Rizieq Shihab) tersebut kepada Satgas Covid-19 Kota Bogor," ujar Agustiansyah.

 

 

1 dari 4 halaman

Dasar Pencabutan Izin

Pencabutan tersebut merujuk pada Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 107 tentang PSBMK Kota Bogor. Ada sanksi bagi badan usaha yang kedapatan menghalangi upaya proses penegakan peraturan dalam menangani wabah menular, maksimal bisa berupa penutupan izin usaha.

Selain izinnya terancam dicabut, Satgas Covid-19 Kota Bogor melaporkan pihak Rumah Sakit Ummi ke polisi atas tuduhan menghalangi atau menghambat penanganan wabah penyakit menular.

Laporan itu diduga berkaitan dengan pengambilan uji swab Rizieq Syihab yang saat ini dirawat di rumah sakit tersebut.

" Satgas Covid-19 Kota Bogor melaporkan Dirut RS Ummi dan rekan-rekannya melaporkan ke Polresta Bogor Kota," kata dia.

 

 

2 dari 4 halaman

Rizieq Dirawat di IGD

Diketahui, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab dirawat di RS Ummi sejak Selasa, 25 November 2020 karena mengalami kelelahan, dan sempat dirawat di IGD.

Wali Kota Bogor Bima Arya sempat meminta pihak rumah sakit berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk segera mengambil sampel swab terhadap Rizieq Shihab.

Namun belakangan, Rizieq Shihab diketahui telah menjalani swab test pada Jumat, 27 November 2020 siang, tanpa sepengetahuan Satgas Covid-19 Kota Bogor.

Bima Arya kemudian memerintahkan petugas Dinas Kesehatan untuk melakukan tes usap ulang kepada Rizieq Syihab Jumat sore. Akan tetapi, pihak keluarga menolaknya.

Sumber: merdeka.com

3 dari 4 halaman

Alasan Keluarga Tolak Beberkan Hasil Swab

Satgas Covid-19 Kota Bogor mengaku telah menerima surat dari pihak keluarga Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Syihab. Surat tersebut telah diterima Ketua Satgas Covid-19 Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto.

Ketua Bidang Penegakan Hukum dan Kedisiplinan Satgas Covid-19, Agustiansyach menjelaskan, dalam surat tersebut disampaikan pihak keluarga keberatan apabila hasil swab Rizieq Syihab dipublikasikan ke khalayak.

" Tentunya kami tidak akan mempublikasikan data pasien. Kami hanya mencatat data jumlah pasien yang masuk ke Kota Bogor. Asumsinya yang bersangkutan kan berstatus ODP," katanya, Sabtu 28 November 2020.

4 dari 4 halaman

Sebab, setiap orang berhak atas kerahasiaan rekam medis atau informasi kesehatannya. Terlebih jika sudah ada permintaan dari pihak pemohon.

" Intinya kita hanya memerlukan sinergi untuk mencatat dan mengetahui untuk mengambil langkah selanjutnya. Dari tim MER-C pun tidak menyampaikan hasil swab test ke kami," ucapnya.

Beri Komentar