5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Menghadiahkan Kitab Tafsir Al Ibriz (Instagram @gusyaqut)
Dream - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menerima kunjungan dari Kepala Otoritas Umum Urusan Islam dan Wakaf Uni Emirat Arab, Syeikh Mohammed Matar Al Kaabi. Kunjungan tersebut membicarakan sejumlah kerja sama yang telah terjalin antara Indonesia-UEA.
Pertemuan tersebut berlangsung di Gedung Kementerian Agama, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat pada Kamis, 4 Maret 2021. Perbincangan berlangsung cukup hangat.
Gus Yaqut mengunggah sejumlah momen pertemuan hangat tersebut di akun Instagramnya. Di akhir pertemuan, Gus Yaqut dan Syeikh Mohammed Matar Al Kaabi saling bertukar hadiah berupa kitab.
Keduanya bertukar kitab satu sama lain. Syeikh Mohammed memberikan Quran Abu Dhani, sedangkan Gus Yaqut menghadiahkan Kitab Tafsir Al Ibriz
Kitab ini merupakan karya monumental ulama Indonesia, KH Bisri Mustofa. Diketahui, Kiai Bisri merupakan kakek dari Gus Yaqut.
Lihat postingan ini di Instagram
Dream - Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap kebijakan pelaksanaan umroh di masa pandemi Covid-19. Ini memanfaatkan waktu penutupan jalur masuk yang diberlakukan Arab Saudi menyusul meningkatnya kasus Covid-19 di negara tersebut.
" Nanti kita akan lakukan evaluasi kembali semuanya, dan tentunya berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 agar penyelenggaraan umroh tetap aman bagi jemaah," ujar Gus Yaqut saat bertemu dengan perwakilan asosiasi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU).
Gus Yaqut mengajak semua pihak untuk bersama melakukan evaluasi umroh. Sehingga saat Saudi membuka kembali jalur masuknya, Indonesia sudah betul-betul siap.
Selain itu, Gus Yaqut meminta PPIU untuk betul-betul mengedukasi jemaah terkait prosedur pelaksanaan umroh di masa pandemi Covid-19. Dia mengingatkan jangan sampai ada jemaah yang mencoba melakukan pelanggaran protokol kesehatan yang diterapkan otoritas Saudi.
" Karena menurut laporan, masih banyak yang kedapatan melanggar di sana. Saya berharap jemaah umroh kita dapat menjadi contoh bagi dunia," kata dia.
Perwakilan asosiasi yang hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Ketua GAPURA Alisan, Ketua Umum Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh Republik Indonesia (AMPHURI) Firman M Nur, Sekjen Forum Silaturahmi Asosiasi Travel Haji dan Umroh (SATHU) Mukharom.
Perwakilan asosiasi menyampaikan sejumlah keluhan dalam penyelenggaraan umroh di masa pandemi, seperti karantina enam hari lima malam saat pulang dari Saudi.
" Ini cukup memberatkan bagi jemaah karena mereka harus menanggung biaya karantina sendiri, dan itu cukup besar, sekitar Rp4-5 juta per jemaah," ujar Ketua Umum Amphuri, Firman.
Firman mengatakan ketentuan yang berlaku cukup memberatkan jemaah mengingat sebagian besar dari mereka mengalami penundaan keberangkatan sejak Maret 2020. Ditambah lagi, biaya umroh meningkat karena ada ketentuan yang diberlakukan Saudi.
" Mereka juga sebelumnya sudah diminta menambah biaya umroh karena berubahnya harga referensi, yang semula minimal Rp20 juta, berubah menjadi Rp26 juta," kata Firman, dikutip dari Kemenag.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?