DKI Bakal Jalankan Rapid Antigen Acak untuk Pemakai Mobil Pribadi

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 18 Desember 2020 13:02
DKI Bakal Jalankan Rapid Antigen Acak untuk Pemakai Mobil Pribadi
Kebijakan ini mengingat banyak pekerja di Ibu Kota tinggal di kota penyangga.

Dream - Pemerintah DKI Jakarta berencana melakukan rapid test antigen acak kepada pengguna kendaraan pribadi.

Rencana ini melengkapi kebijakan pengetatan dengan mewajibkan masyarakat pengguna transportasi udara untuk swab test PCR atau rapid test antigen sebelum masuk Jakarta.

" Terkait perjalanan darat, dari luar kota, Bandung dan sebagainya itu nanti kami sedang koordinasi dengan Kementerian Perhubungan. Kemungkinan akan dilakukan rapid antigen secara random," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria.

Riza mengatakan, rencana ini diperlukan mengingat masyarakat yang melintas di Tol Jagorawi maupun Cikampek tidak semua dalam perjalanan dari dan menuju luar kota. Ada cukup banyak pekerja di Jakarta berdomisili di kota penyangga seperti Bekasi dan Bogor.

" Itu kan banyak orang yang memang bolak-balik hari-hari bekerja ya di Jakarta dan sebagainya. Nanti secara random, ini sedang diatur teknisnya," kata Riza.

Terkait pengawasan, ucap dia, akan dijalankan Dinas Perhubungan. Sedangkan untuk pelaksanaan rapid antigen dilakukan di beberapa titik yang akan ditentukan Dishub.

" Tentu yang terbaik ya, aman, yang cukup luas sehingga tigak mengganggu lalu lintas," terang dia.

Sumber: Merdeka.com

1 dari 3 halaman

Perhatian! Masuk Jakarta Wajib Tunjukkan Hasil Rapid Test Antigen

Dream - Pemerintah Provinsi DKI mewajibkan siapa saja yang hendak masuk Jakarta melalui jalur udara untuk menunjukkan bukti negatif Covid-19 dari hasil swab test PCR ataupun rapid test antigen. Kebijakan ini berlaku terhitung mulai 18 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021.

" Untuk rapid test antigen itu menjadi kebijakan nasional, misal naik maskapai A membeli tiket biasanya itu sudah dipersyaratkan, mulai tanggal 18 Desember," ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, dikutip dari Merdeka.com.

Tetapi, Syafrin menjelaskan kebijakan ini tidak berlaku untuk warga dengan mobilitas harian keluar masuk Jakarta. Hanya berlaku untuk masyarakat yang bepergian keluar kota menggunakan transportasi umum.

" (Mobilitas keluar masuk di Jakarta) tidak. Jadi, bagi calon penumpangnya yang wajib menyertakan hasil rapid test antigen," ucap dia.

Pernyataan Syafrin ini menjelaskan keputusan yang diambil dalam Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali dipimpin Menko Maritim dan Investasi Luhur Binsar Panjaitan.

Dalam rapat tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyatakan Pemprov akan menerapkan kewajiban rapid test antigen untuk masyarakat yang akan masuk Jakarta lewat jalur udara pada 18 Desember 2020 sampai 8 Januari 2021.

" Kami memberlakukan hal ini, Pak Menko, dan saya harap di satu kawasan Jabodetabek juga diberlakukan policy yang sama," kata Anies dalam rakor yang digelar virtual pada Selasa, 15 Desember 2020.

Sumber: Merdeka.com

2 dari 3 halaman

Pemerintah Minta DKI Jakarta Perketat WFH Hingga 8 Januari 2021

Dream - Pemerintah meminta DKI Jakarta diminta memperketat kebijakan work from home atau bekerja dari rumah. Kapasitas pekerja dari rumah diupayakan hingga 75 persen terhitung mulai 18 Desember 2020 sampai 8 Januari 2021.

" Membatasi jam operasional hingga pukul 19.00 WIB serta membatasi jumlah orang berkumpul di tempat makan, mal, dan tempat hiburan," ujar Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, saat Rakor Penanganan Covid-19 di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali, secara virtual.

Tak hanya itu, pusat perbelanjaan diimbau memberikan keringanan rental dan service charge untuk tenant. Sehingga pengetatan yang dijalankan pemerintah tidak memberatkan tenant di pusat perbelanjaan.

" Skema keringanan penyewaan dan service charge agar disetujui bersama antara pusat perbelanjaan dan tenant. Contoh di antaranya prorate, bagi hasil, atau skema lainnya," kata dia.

3 dari 3 halaman

Rapid Test Antigen di Bandara

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyatakan melarang kegiatan tahun baru yang mengundang kerumunan. Juga untuk perayaan Natal melibatkan banyak orang.

Selain itu, DKI juga memberlakukan kewajiban rapid test antigen untuk masyarakat yang masuk melalui jalur udara. Dia berharap kebijakan ini turut diberlakukan di Jabodetabek.

" Kami memberlakukan hal ini, Pak Menko, dan saya harap di satu kawasan Jabodetabek juga diberlakukan policy yang sama," kata Anies.

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar