Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ustaz Yusuf Mansur, Afif Okjil, Dan Syafril Mude. (Foto: Ponpes Daarul Qur`an)
Dream - Seiring meningkatnya jumlah muslim Amerika, kebutuhan akan imam masjid makin terasa dibutuhkan. Saat ini, meski belum ada data pasti, diperkirakan ada enam sampai sembilan juta kaum muslim di Amerika.
Kebutuhan akan imam masjid terasa saat momen hari besar Islam seperti bulan Ramadan. Kebutuhan akan imam untuk memimpin salat taraweh sering membuat pengelola masjid mendatangkan relawan dari negara lain.
Relawan yang didatangkan biasanya para santri penghafal Alquran. Santri-santri dari Indonesia sering mendapatkan panggilan untuk menjadi relawan memimpin salat taraweh atau lainnya. Tahun ini dua santri asal Pondok Pesantren Tahfidz Daarul Qur’an terpilih untuk memimpin shalat taraweh di New York.
" Sewaktu ustadz Yusuf Mansur berkunjung ke Amerika Serikat ada permintaan dari komunitas muslim disana lewat ustadz Shamsi Ali, untuk mengirimkan santri yang akan bertugas menjadi imam saat shalat taraweh nanti. Alhamdulillah, dua santri kami akan segera berangkat dan saat ini sedang dalam pengurusan dokumentasi pelengkap," ujar ustadz Slamet Ibnu Syam, pengasuh Ponpes Daarul Qur`an, dalam keterangan tertulis yang diterima Dream.co.id.
Keberangkatan kedua santri ke New York ini juga tidak lepas dari peran Ustadz Muhammad Shamsi Ali, warga negara Indonesia yang telah menetap selama 18 tahun di New York. Ayah lima anak ini merupakan imam dan Ketua Yayasan Masjid Al-Hikmah, yang didirikan muslim Indonesia di Astoria. Selain itu ia juga tercatat sebagai Direktur Jamaica Muslim Center di Queens.
Afif Okjil dan Syafril Mude, dua santri yang baru saja menjalani wisuda kelulusan ini akan berangkat ke Amerika Serikat. Keduanya terpilih selain memiliki hafalan 30 juz juga dianggap sebagai dua santri terbaik.
" Setelah melihat kualifikasi yang dibutuhkan, kedua santri ini kami anggap sanggup untuk menjalankan tugas ini," ujar ustadz Slamet.
Ia menambahkan, ini bukanlah yang pertama para santri Daarul Qur`an dipinta untuk menjadi imam di luar negeri. Sebelumnya ada santri yang dikirim ke Malaysia dan Jepang.
" Setiap tahunnya selalu ada permintaan dari komunitas muslim di luar negeri," tambahnya.
Afif pun sempat terkejut saat namanya diberitahu akan diberangkatkan ke Amerika. Ia mengaku akan menjalankan kepercayaan ini dengan baik.
" Awalnya sempat tidak percaya dengan penunjukan ini. Namun, kini saya dan Syafril tengah menyiapkan mental dan terus mengulang hafalan agar bisa menjalankan tugas ini dengan baik," ujar Afif.
Meski mengaku tidak ada persiapan khusus keduanya kini tengah belajar bahasa Inggris dari buku-buku yang ada. " Sebagai bekal komunikasi disana," ujar Afif sambil tersenyum. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya