Geger Ritual Raja Dukun Sedunia

Reporter : Sandy Mahaputra
Rabu, 23 Maret 2016 09:13
Geger Ritual Raja Dukun Sedunia
Dikecam karena menggelar ritual yang bisa merusak citra Islam di mata non-Muslim.

Dream - Seorang dokter di Malaysia mengkritik aksi pria yang mengaku dia Raja Bomoh Sedunia atau Raja Dukun Sedunia, saat menggelar ritual yang bisa merusak citra Islam di mata non-Muslim.

" Kepada non-Muslim yang melihat video ini, harap Anda tidak mengaitkan perbuatan mereka ini dengan Islam," kata dokter Maza di halaman Facebook miliknya.

Maza mengatakan, selain cara membaca ayat-ayat Alqurannya tidak benar, tahayul seperti itu tidak pernah diakui oleh Islam.

" Agama Islam tidak mengizinkan penganutnya melakukan perbuatan bodoh dan sia-sia. Apalagi disertai dengan pemborosan seperti ini. Buah itu untuk dimakan, bukan untuk dibuang secara sia-sia," tulis dia.

Teguran itu ditujukan kepada Datuk Mahaguru Ibrahim Mat Zin dalam satu video yang tersebar sejak kemarin.

Dalam video menunjukkan aksinya melakukan ritual yang konon untuk mengurangi suhu panas, yang kini melanda negara itu menggunakan buah melon.

Ditemani empat pengikutnya, yang salah satunya berjubah, Ibrahim membaca surah Yasin yang terdengar tidak tepat, diikuti doa supaya suhu panas dapat dikurangi.

Selanjutnya Ibrahim yang mengenakan 'seragam' lengkap dengan dasi mengangkat buah melon diikuti pengikutnya. Sebelum mereka membanting buah tersebut ke tanah diiringi teriakan " Allahu Akbar" .

Ibrahim sebelumnya pernah menjadi sensasi di Internet sampai Malaysia diketawakan negara luar karena video ritualnya dalam upaya menemukan pesawat MH370 menggunakan teropong dan buah kelapa.

Aksi konyol Raja Bomoh ini tidak sampai di situ saja. Setelah kasus MH370 mencuat, Ibrahim turut muncul dengan beberapa bomoh lain menyangkut isu yang sedang hangat dibicarakan pada satu waktu.

Termasuk 'mengusir hantu' di luar penjara Sg Buloh tempat tokoh politik Anwar Ibrahim dipenjarakan. Dia juga mengadakan ritual di tempat kecelakaan mantan anggota parlemen Bukit Gelugor mendiang Karpal Singh serta menggunakan panci dan air batu untuk mengurangi kabut yang sedang melanda Malaysia baru-baru ini.

Departemen Agama Islam Perak (Jaipk) pada tahun lalu telah mengeluarkan pernyataan akan mengambil tindakan terhadap Ibrahim Mat Zin.

Ancaman itu dikeluarkan setelah muncul fatwa haram terhadap praktik perdukunan Ibrahim yang dianggap menyimpang dan membelokkan ajaran Islam oleh Komite Fatwa Negeri.

(Ism, Sumber: mynewshub.cc)

Beri Komentar